Patogen Misterius yang Dikaitkan dengan Kutukan Mumi Terkuak

Jum'at, 14 Maret 2025 - 10:43 WIB
loading...
Patogen Misterius yang...
Patogen Misterius yang Dikaitkan dengan Kutukan Mumi, FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Penemuan peti mati berusia 3.000 tahun lebih mengungkap wajah dewa Matahari Ra-Horakhty yang tersembunyi di bawah lapisan cat disebut mendatangkan kutukan yang sangat mematikan.

BACA JUGA - Mengenal Rosalia Lombardo, Mumi Tercantik di Dunia

Seperti dilansir dari Dailystar, Peti mati ini setelah diteliti, dikaitkan dengan kutukan mumi yang tak hanya ada di mumi dewa Amun-Ra, mitos soal kutukan mumi dan infeksi kemungkinan patogen kuno juga menyeruak.

Menurut makalah diterbitkan pada 1996 dan 1998 di jurnal Proceedings dari Royal Society B: Biology Science, para ilmuwan menggunakan pemodelan matematika untuk menentukan berapa lama patogen dapat bertahan hidup di dalam makam.

“Memang, kematian misterius Lord Carnarvon setelah memasuki makam firaun Mesir Tutankhamun berpotensi dijelaskan oleh infeksi patogen yang sangat mematikan dan berumur sangat panjang,” tulis Sylvain Gandon dalam artikel jurnal pada 1998.

Gandon adalah seorang peneliti di Pierre and Marie Curie University di Paris ketika makalah itu diterbitkan.

Tim peneliti dalam makalah diterbitkan pada 2013 di di jurnal International Biodeterioration & Biodegradation memperkirakan bintik-bintik coklat di makam Tutankhamun terbentuk akibat organisme yang tidak aktif.

Selain itu, sebuah penelitian yang diterbitkan oleh seorang profesor epidemiologi dan pengobatan pencegahan di Monash University-Australia, Mark Nelson, tidak menemukan bukti para penjelajah yang masuk ke dalam makam itu meninggal pada usia yang sangat muda.

Studi Nelson memeriksa catatan 25 orang yang bekerja atau masuk ke makam Firaun itu tak lama setelah ditemukan. Rata-rata, orang-orang yang masuk ke dalam makam itu hidup sampai usia 70 tahun.

“Studi ini menemukan tidak ada bukti yang mendukung keberadaan kutukan mumi,” tulis Nelson dalam makalah tahun 2002 yang diterbitkan di British Medical Journal.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Rekomendasi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved