AI Ternyata Tak Bisa Mengalahkan Manusia dalam Permainan Catur

Senin, 24 Februari 2025 - 09:22 WIB
loading...
AI Ternyata Tak Bisa...
AI Ternyata Tak Pintar dalam Permainan Catur. FOTO/ TIME
A A A
LONDON - Permainan yang rumit seperti catur telah lama digunakan untuk menguji kemampuan model AI . Namun, sementara Deep Blue milik IBM mampu mengalahkan juara catur dunia Garry Kasparov pada tahun 1990-an dengan bermain sesuai aturan, model AI canggih o1-preview milik OpenAI.

BACA JUGA - Inilah Sosok Mahasiswa yang Berhasil Skakmat Elon Musk

Saat merasakan kekalahan dalam pertandingan melawan catur yang terampil, mereka tidak selalu menyerah, terkadang malah memilih untuk curang dengan meretas lawan mereka sehingga bot tersebut secara otomatis kalah dalam permainan.

Itulah temuan studi baru dari Palisade Research, yang dibagikan secara eksklusif dengan TIME sebelum dipublikasikan pada tanggal 19 Februari lalu, yang mengevaluasi tujuh model AI canggih untuk kecenderungan mereka dalam meretas.

AI dalam catur memang terdengar seperti sesuatu yang diambil dari film sci-fi. Namun, dunia nyata telah menyaksikan bagaimana program seperti Stockfish dan AlphaZero bisa mengalahkan pemain profesional. Dari teknik permainan hingga kecepatan analisis, AI memiliki keuntungan besar yang sulit ditandingi bahkan oleh Grandmaster sekalipun.

Salah satu faktor utama mengapa AI unggul dalam catur adalah kemampuannya untuk menganalisis jutaan posisi dalam hitungan detik.

Sementara manusia, bahkan yang terlatih sekalipun, hanya mampu melakukan beberapa langkah ke depan, AI bisa merencanakan dan mengevaluasi ribuan kemungkinan permainan. Ini adalah sesuatu yang kita sebut sebagai ‘mesin pencari posisi’.

Kemampuan AI tidak hanya terbatas pada hitungan cepat. Program AI, seperti AlphaZero, menyerap pengalaman bermain dari jutaan pertandingan sebelumnya.

Mereka menggunakan teknik pembelajaran mesin untuk terus memperbaiki strategi dan pendekatan mereka terhadap permainan. Sejalan dengan itu, AI dapat belajar dari kesalahan dan melakukan penyesuaian dalam waktu singkat.

Menurut berbagai sumber yang dihimpun, AI memiliki kekuatan untuk memproses informasi di luar batasan manusia. Di satu sisi, itu membuat permainan menjadi lebih menarik, tetapi di sisi lain, itu juga menunjukkan seberapa besar kemajuan yang telah kita capai dalam teknologi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk pertama Kalinya...
Untuk pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Rekomendasi
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Berita Terkini
Untuk pertama Kalinya...
Untuk pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Infografis
Ukraina Akui Jet tempur...
Ukraina Akui Jet tempur F-16 AS Tak Bisa Tandingi Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved