Afrika Mulai Terbagi Menjadi Dua dan Membentuk Samudra Keenam di Bumi
Kamis, 06 Februari 2025 - 09:24 WIB
loading...
Afrika Mulai Terbagi Menjadi Dua. FOTO/ INDY
A
A
A
LONDON - Dahulu sekitar 230 juta tahun yang lalu, terdapat satu benua super besar yang disebut Pangea . Namun, seperti yang kita ketahui, benua ini perlahan terpecah dan yang muncul adalah pergeseran benua yang kini kita kenal.
BACA JUGA - Tanda-tanda Alam Ini yang Mendorong Ilmuwan Memvonis Afrika Akan Terbelah 2
Meskipun sulit membayangkan dunia yang hanya memiliki satu benua super, ada bukti fosil spesies purba yang habitatnya akhirnya terpisah. Misalnya, fosil Cynognathus, reptil mirip mamalia yang telah punah seukuran serigala modern, hanya ditemukan di Afrika dan Amerika Selatan – yang menunjukkan bahwa kedua benua itu pernah menyatu, menurut The Geology Society.
Namun karena inti Bumi yang lunak dan lempeng tektonik , isinya masih terus bergerak hingga kini – faktanya, Afrika diperkirakan akan terbelah menjadi dua di masa mendatang.
Namun ketika kita berbicara tentang “masa depan” sebenarnya masih sangat jauh, karena perpecahan seismik diperkirakan akan memakan waktu sekitar 50 juta tahun, menurut National Geographic.
Afrika merupakan rumah bagi salah satu retakan terbesar di dunia - Sistem Retakan Afrika Timur (EARS) - yang begitu besar hingga melintasi sejumlah negara seperti Etiopia, Kenya, Republik Demokratik Kongo, Uganda, Rwanda, Burundi, Zambia, Tanzania, Malawi, dan Mozambik.
BACA JUGA - Tanda-tanda Alam Ini yang Mendorong Ilmuwan Memvonis Afrika Akan Terbelah 2
Meskipun sulit membayangkan dunia yang hanya memiliki satu benua super, ada bukti fosil spesies purba yang habitatnya akhirnya terpisah. Misalnya, fosil Cynognathus, reptil mirip mamalia yang telah punah seukuran serigala modern, hanya ditemukan di Afrika dan Amerika Selatan – yang menunjukkan bahwa kedua benua itu pernah menyatu, menurut The Geology Society.
Namun karena inti Bumi yang lunak dan lempeng tektonik , isinya masih terus bergerak hingga kini – faktanya, Afrika diperkirakan akan terbelah menjadi dua di masa mendatang.
Namun ketika kita berbicara tentang “masa depan” sebenarnya masih sangat jauh, karena perpecahan seismik diperkirakan akan memakan waktu sekitar 50 juta tahun, menurut National Geographic.
Afrika merupakan rumah bagi salah satu retakan terbesar di dunia - Sistem Retakan Afrika Timur (EARS) - yang begitu besar hingga melintasi sejumlah negara seperti Etiopia, Kenya, Republik Demokratik Kongo, Uganda, Rwanda, Burundi, Zambia, Tanzania, Malawi, dan Mozambik.
Lihat Juga :