Teka-teki Cincin Bumi Berusia 1.400 di Australia Terpecahkan
Kamis, 23 Januari 2025 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Artefak disatukan, residu dipelajari dan endapan cincin diberi tanggal untuk memperkirakan kapan cincin itu dibuat.
Hasil penelitian mengungkap bahwa masyarakat penutur bahasa Woi-wurrung membuat cincin tersebut antara 590 dan 1.400 tahun yang lalu.
Mereka tidak hanya menghabiskan waktu membersihkan lahan dan tanaman untuk membuat rangkaian tersebut, mereka juga menyalakan api unggun dan membuat perkakas dari batu.
Analisis pola keausan dan residu menunjukkan bahwa beberapa artefak batu digunakan untuk membuat 'hiasan bulu' dan untuk melukai kulit manusia dalam rangka upacara.
Para peneliti mengatakan penelitian ini “menunjukkan pentingnya penyelidikan lebih lanjut dan pelestarian cincin bumi ini, serta cincin-cincin lain yang diketahui terdapat di seluruh Australia timur.
“Hal ini terutama penting dalam menghadapi ancaman berkelanjutan dari pembangunan lahan dan perubahan iklim yang mengancam keberlangsungan cincin bumi.”
Hasil penelitian mengungkap bahwa masyarakat penutur bahasa Woi-wurrung membuat cincin tersebut antara 590 dan 1.400 tahun yang lalu.
Mereka tidak hanya menghabiskan waktu membersihkan lahan dan tanaman untuk membuat rangkaian tersebut, mereka juga menyalakan api unggun dan membuat perkakas dari batu.
Analisis pola keausan dan residu menunjukkan bahwa beberapa artefak batu digunakan untuk membuat 'hiasan bulu' dan untuk melukai kulit manusia dalam rangka upacara.
Para peneliti mengatakan penelitian ini “menunjukkan pentingnya penyelidikan lebih lanjut dan pelestarian cincin bumi ini, serta cincin-cincin lain yang diketahui terdapat di seluruh Australia timur.
“Hal ini terutama penting dalam menghadapi ancaman berkelanjutan dari pembangunan lahan dan perubahan iklim yang mengancam keberlangsungan cincin bumi.”
(wbs)
Lihat Juga :