Diselamatkan Donald Trump, TikTok Diminta Lakukan Hal Ini untuk AS
Senin, 20 Januari 2025 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
Sejak TikTok diluncurkan, ribuan kreator konten yang berbasis di Amerika Serikat telah membangun audiens yang besar di aplikasi tersebut, dan dalam banyak hal telah mampu memonetisasi TikTok mereka.
Banyak bisnis kecil berhasil mengiklankan produk mereka kepada pengguna TikTok. Banyak juga pengguna TikTok yang awalnya populer di aplikasi tersebut menjadi selebritas yang lebih terkenal dan menjangkau audiens lebih banyak. Mereka berhasil mendapatkan kerja sama untuk mempromosikan produk-produk dan kerja sama lainnya.
Menjelang tenggat waktu hari Minggu (19/1/2025), ada sejumlah rumor tentang kemungkinan penjualan perusahaan tersebut. Bloomberg melaporkan pada hari Rabu (15/1) bahwa pejabat China tengah mempertimbangkan kemungkinan menjual layanan tersebut kepada miliarder Elon Musk, penasihat Trump yang sudah memiliki layanan media sosial X, yang sebelumnya bernama Twitter.
Miliarder Amerika Serikat lainnya, pengembang real estat Frank McCourt, mengatakan kepada Reuters pada hari Kamis (18/1) bahwa konsorsium investor yang dibentuknya telah membuat penawaran resmi untuk membeli TikTok, sebesar USD20 miliar.
Namun, masih belum jelas apakah pemerintah China mengizinkan penjualan TikTok. Investor tetap harus menyertakan "mesin rekomendasi", nama yang digunakan TikTok untuk algoritme yang membuat layanan tersebut begitu populer dan, menurut banyak orang, membuat ketagihan.
Banyak bisnis kecil berhasil mengiklankan produk mereka kepada pengguna TikTok. Banyak juga pengguna TikTok yang awalnya populer di aplikasi tersebut menjadi selebritas yang lebih terkenal dan menjangkau audiens lebih banyak. Mereka berhasil mendapatkan kerja sama untuk mempromosikan produk-produk dan kerja sama lainnya.
Menjelang tenggat waktu hari Minggu (19/1/2025), ada sejumlah rumor tentang kemungkinan penjualan perusahaan tersebut. Bloomberg melaporkan pada hari Rabu (15/1) bahwa pejabat China tengah mempertimbangkan kemungkinan menjual layanan tersebut kepada miliarder Elon Musk, penasihat Trump yang sudah memiliki layanan media sosial X, yang sebelumnya bernama Twitter.
Miliarder Amerika Serikat lainnya, pengembang real estat Frank McCourt, mengatakan kepada Reuters pada hari Kamis (18/1) bahwa konsorsium investor yang dibentuknya telah membuat penawaran resmi untuk membeli TikTok, sebesar USD20 miliar.
Namun, masih belum jelas apakah pemerintah China mengizinkan penjualan TikTok. Investor tetap harus menyertakan "mesin rekomendasi", nama yang digunakan TikTok untuk algoritme yang membuat layanan tersebut begitu populer dan, menurut banyak orang, membuat ketagihan.
(wbs)
Lihat Juga :