Ini Sesar dan Lempeng Tektonik Pemicu Gempa Bumi Besar di China

Selasa, 07 Januari 2025 - 19:42 WIB
loading...
Ini Sesar dan Lempeng...
Gempa bumi berkekuatan 6,8 skala Richter mengguncang Distrik Dingri di Kota Xigaze, Daerah Otonomi Xizang. FOTO/ AP
A A A
XIZANG - Gempa bumi berkekuatan 6,8 skala Richter mengguncang Distrik Dingri di Kota Xigaze, Daerah Otonomi Xizang. dan tercatat sebanyak 53 orang dipastikan tewas dan 62 lainnya luka-luka.

BACA JUGA - Gempa Bumi Magnitudo 6,1 Guncang China, 4 Tewas dan 14 Terluka

Seperti dilansir dari Xinhua , China adalah salah satu negara yang paling sering mengalami gempa bumi di dunia. Gempa bumi di China bisa menimbulkan kerusakan besar dan korban jiwa yang banyak. Apa sebabnya China begitu rentan terhadap gempa bumi?

Salah satu penyebab utama gempa bumi adalah pergerakan lempeng tektonik, yaitu potongan-potongan besar dari kerak bumi yang saling bergesekan, bertabrakan, atau menjauh. China berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama, yaitu lempeng Eurasia, lempeng Pasifik, dan lempeng Indo-Australia.

Lempeng Pasifik dan lempeng Indo-Australia bergerak ke arah barat laut, sementara lempeng Eurasia bergerak ke arah timur. Akibatnya, China mengalami tekanan besar dari kedua sisi, yang menyebabkan terjadinya lipatan, patahan, dan sesar di permukaan bumi.

Ketika lempeng-lempeng ini saling bergesekan atau terkunci, energi potensial terakumulasi di dalam bumi. Ketika energi ini dilepaskan secara tiba-tiba, terjadilah gempa bumi.

Sesar adalah retakan di permukaan bumi yang terbentuk akibat pergerakan lempeng tektonik. Sesar aktif adalah sesar yang masih bergerak dan berpotensi menimbulkan gempa bumi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
China Siapkan Kerangka...
China Siapkan Kerangka Hukum untuk Mengatur Kecerdasan Buatan
Tanda-tanda Lempeng...
Tanda-tanda Lempeng Tektonik Baru Lahir di Afrika Ditemukan
AS dan China Berlomba...
AS dan China Berlomba Bangun Pusat Data AI di Luar Angkasa
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Rekomendasi
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved