Komputer Berusia 2.000 Tahun Ditemukan, Ternyata Ini Fungsinya
Minggu, 15 Desember 2024 - 18:01 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kondisi saat ini, mekanisme tersebut terbagi dalam 82 fragmen terpisah dengan hanya sepertiga dari struktur aslinya yang tersisa, termasuk 30 roda gigi perunggu yang terkorosi.
Penelitian terhadap perangkat tersebut dari para ahli di University College London melibatkan pemodelan komputer 3D dan membantu mereka memecahkan misteri tentang cara kerja perangkat tersebut, yang mengungkap sebuah “ciptaan jenius”.
Adam Wojcik, seorang ilmuwan material di UCL berkata pada saat itu: “Kami yakin rekonstruksi kami sesuai dengan semua bukti yang telah dikumpulkan para ilmuwan dari sisa-sisa yang masih ada hingga saat ini.”
Mereka berteori bahwa perangkat tersebut melacak pergerakan matahari, bulan, dan planet-planet pada cincin konsentris, karena orang Yunani kuno percaya bahwa matahari dan planet-planet berputar mengelilingi Bumi, bukan matahari.
Para peneliti menjelaskan dalam Laporan Ilmiah : “Memecahkan teka-teki 3D yang rumit ini mengungkap ciptaan jenius—menggabungkan siklus dari astronomi Babilonia, matematika dari Akademi Plato, dan teori astronomi Yunani kuno.”
Penelitian terhadap perangkat tersebut dari para ahli di University College London melibatkan pemodelan komputer 3D dan membantu mereka memecahkan misteri tentang cara kerja perangkat tersebut, yang mengungkap sebuah “ciptaan jenius”.
Adam Wojcik, seorang ilmuwan material di UCL berkata pada saat itu: “Kami yakin rekonstruksi kami sesuai dengan semua bukti yang telah dikumpulkan para ilmuwan dari sisa-sisa yang masih ada hingga saat ini.”
Mereka berteori bahwa perangkat tersebut melacak pergerakan matahari, bulan, dan planet-planet pada cincin konsentris, karena orang Yunani kuno percaya bahwa matahari dan planet-planet berputar mengelilingi Bumi, bukan matahari.
Para peneliti menjelaskan dalam Laporan Ilmiah : “Memecahkan teka-teki 3D yang rumit ini mengungkap ciptaan jenius—menggabungkan siklus dari astronomi Babilonia, matematika dari Akademi Plato, dan teori astronomi Yunani kuno.”
(wbs)
Lihat Juga :