Jaringan Sistem Komputer Kuantum Diperkenalkan, Ini Kelebihannya
Senin, 11 Mei 2026 - 09:51 WIB
loading...
Jaringan Sistem Komputer Kuantum Diperkenalkan. Foto / Cisco
A
A
A
JAKARTA - Cisco meluncurkan jaringan kuantum yang mengatasi salah satu hambatan paling mendasar dalam membangun jaringan kuantum.
Sebagai prototipe penelitian yang fungsional, ini menjadi bukti nyata kemajuan program jaringan kuantum full-stack Cisco yang dibangun berdasarkan penelitian mendasar selama bertahun-tahun, demonstrasi di dunia nyata, dan ekosistem kolaborasi strategis yang terus berkembang.
Komputer kuantum mengodekan informasi dengan berbagai metode, dan hingga saat ini belum ada switch yang mampu menerima serta menerjemahkan semua mode pengkodean utama tanpa merusak informasi kuantum dalam prosesnya.
Cisco Universal Quantum Switch hadir untuk menjawab tantangan tersebut untuk pertama kalinya, dengan meneruskan informasi kuantum secara utuh pada suhu ruangan, melalui serat optik telekomunikasi yang sudah ada, serta menggunakan mesin konversi yang dipatenkan oleh Cisco untuk menerjemahkan berbagai mode pengkodean pada sisi input maupun output.
“Pencapaian ini merupakan momen penting bagi program kuantum kami dan menjadi bukti dari potensi transformasional jaringan kuantum,” ujar Vijoy Pandey, SVP/GM Outshift, Cisco Emerging Technologies and Incubation Group.
“Kami telah lama menyadari bahwa menghubungkan sistem kuantum adalah kunci untuk mencapai skalabilitas yang sesungguhnya, dan kini kami telah mengambil langkah krusial untuk mewujudkan visi tersebut. Meskipun merupakan pencapaian besar, ini barulah permulaan.” tambahnya.
Komputer kuantum saat ini sudah sangat kuat, tetapi masih terbatas karena beroperasi dalam skala ratusan qubit. Aplikasi dunia nyata di bidang kesehatan, layanan keuangan, dan kedirgantaraan akan membutuhkan jutaan qubit untuk mencapai kecepatan yang belum pernah ada sebelumnya dan membutuhkan terobosan teknologi.
Cisco meyakini bahwa jaringan dan konektivitas adalah kunci untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Masa depan kuantum tidak akan dibangun oleh satu perusahaan atau satu teknologi saja, melainkan dengan menghubungkan seluruh ekosistem.
Sebagai prototipe penelitian yang fungsional, ini menjadi bukti nyata kemajuan program jaringan kuantum full-stack Cisco yang dibangun berdasarkan penelitian mendasar selama bertahun-tahun, demonstrasi di dunia nyata, dan ekosistem kolaborasi strategis yang terus berkembang.
Komputer kuantum mengodekan informasi dengan berbagai metode, dan hingga saat ini belum ada switch yang mampu menerima serta menerjemahkan semua mode pengkodean utama tanpa merusak informasi kuantum dalam prosesnya.
Cisco Universal Quantum Switch hadir untuk menjawab tantangan tersebut untuk pertama kalinya, dengan meneruskan informasi kuantum secara utuh pada suhu ruangan, melalui serat optik telekomunikasi yang sudah ada, serta menggunakan mesin konversi yang dipatenkan oleh Cisco untuk menerjemahkan berbagai mode pengkodean pada sisi input maupun output.
“Pencapaian ini merupakan momen penting bagi program kuantum kami dan menjadi bukti dari potensi transformasional jaringan kuantum,” ujar Vijoy Pandey, SVP/GM Outshift, Cisco Emerging Technologies and Incubation Group.
“Kami telah lama menyadari bahwa menghubungkan sistem kuantum adalah kunci untuk mencapai skalabilitas yang sesungguhnya, dan kini kami telah mengambil langkah krusial untuk mewujudkan visi tersebut. Meskipun merupakan pencapaian besar, ini barulah permulaan.” tambahnya.
Komputer kuantum saat ini sudah sangat kuat, tetapi masih terbatas karena beroperasi dalam skala ratusan qubit. Aplikasi dunia nyata di bidang kesehatan, layanan keuangan, dan kedirgantaraan akan membutuhkan jutaan qubit untuk mencapai kecepatan yang belum pernah ada sebelumnya dan membutuhkan terobosan teknologi.
Cisco meyakini bahwa jaringan dan konektivitas adalah kunci untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Masa depan kuantum tidak akan dibangun oleh satu perusahaan atau satu teknologi saja, melainkan dengan menghubungkan seluruh ekosistem.
Lihat Juga :