Baterai Canggih Dapat Isi Daya Perangkat Selama Ribuan Tahun Disiapkan

Kamis, 12 Desember 2024 - 11:03 WIB
loading...
Baterai Canggih Dapat...
Baterai Canggih. FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Sekelompok ilmuwan mengembangkan baterai yang dapat memberi daya pada perangkat selama ribuan tahun. Para ilmuwan dari University of Bristol dan UK Atomic Energy Authority (UKAEAVVc) telah menciptakan baterai berlian karbon-14 pertama di dunia.

BACA JUGA - Baterai Ponsel Sekarat dalam Kondisi Darurat? Begini Cara Dapatkan Daya Baterai Ekstra

Sekelompok ilmuwan mengembangkan baterai yang dapat memberi daya pada perangkat selama ribuan tahun. Para ilmuwan dari University of Bristol dan UK Atomic Energy Authority (UKAEAVVc) telah menciptakan baterai berlian karbon-14 pertama di dunia.

Mereka mengatakan bahwa sumber energi revolusioner tersebut dapat digunakan di berbagai lingkungan dan menjadi solusi yang berkelanjutan.

Tim tersebut mengatakan bahwa baterai tersebut memanfaatkan peluruhan radioaktif karbon-14, isotop radioaktif yang umum digunakan dalam penanggalan radiokarbon, untuk menghasilkan listrik.

Baterai karbon-14 diletakkan dalam wadah berlian yang memberikannya kekuatan dan ketahanan. Hal ini membantu baterai menangkap radiasi dan menghasilkan listrik dengan aman.

Baterai berlian bekerja seperti panel surya, kecuali bahwa alih-alih mengubah cahaya menjadi listrik, baterai ini mengandalkan elektron yang bergerak cepat dari peluruhan radioaktif.

Karbon-14 memancarkan radiasi jarak pendek yang tidak bocor karena dilapisi berlian. Casing menyerap radiasi, setelah itu baterai menghasilkan listrik dalam jumlah kecil.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konsumen Kini Utamakan...
Konsumen Kini Utamakan Garansi Bukan Cuma Spesifikasi saat Beli Ponsel
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Samsung Akui Tak Berdaya...
Samsung Akui Tak Berdaya Hadapi Gempuran Produk China
Sony Akan Meluncurkan...
Sony Akan Meluncurkan Ponsel Xperia 1 VIII Dua Hari Lagi
Risiko Pakai Charger...
Risiko Pakai Charger Murah Buatan China dengan Daya Tinggi
Oppo Akan Menggabungkan...
Oppo Akan Menggabungkan OnePlus dan Realme di Bawah Unit Bisnis Baru
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Rekomendasi
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
Prodi Paling Banyak...
Prodi Paling Banyak Dibutuhkan Selama 5 Tahun ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved