Misteri Evolusi di Kegelapan Abadi: Ikan Sungut Ganas Laut Dalam
Jum'at, 06 Desember 2024 - 07:18 WIB
loading...
A
A
A
"Ciri-ciri ini kemungkinan memberi ikan sungut ganas keunggulan dalam mengeksploitasi sumber daya langka dan menavigasi kondisi ekstrem di lingkungan mereka,” ungkapnya.
Tren Evolusi Ikan Sungut Ganas
Para peneliti juga membandingkan kelompok ikan sungut ganas di berbagai habitat dan menemukan hasil lebih mengejutkan.
Spesies pesisir seperti ikan kodok, yang hidup di lingkungan terumbu karang yang beragam dan produktif, menunjukkan tingkat perubahan evolusioner jauh lebih rendah daripada rekan-rekan mereka di laut dalam.
"Gagasan bahwa lingkungan yang homogen dan miskin sumber daya – seperti dikelilingi di semua sisi oleh air – akan menghasilkan keragaman bentuk tubuh dan tengkorak benar-benar berlawanan dengan intuisi di bidang ini," kata Faucher, yang merupakan penulis pertama makalah tersebut bersama dengan Elizabeth Christina Miller, seorang rekan postdoctoral di University of California, Irvine.
Baca Juga: 4 Hewan Aneh Ini Berhasil Ditemukan yang Pertama Berumur 125 Juta Tahun
Untuk melakukan studi tersebut, para peneliti menggunakan kombinasi metode canggih. Mereka membangun filogeni ikan sungut ganas menggunakan data dari 1.092 lokus genetik di 132 spesies.
Ini mewakili sekitar 38% dari spesies yang dideskripsikan dan dilengkapi dengan kalibrasi fosil dan data genom untuk memperkirakan waktu divergensi dan habitatnenekmoyang.
Tren Evolusi Ikan Sungut Ganas
![Misteri Evolusi di Kegelapan Abadi: Ikan Sungut Ganas Laut Dalam]()
Para peneliti juga membandingkan kelompok ikan sungut ganas di berbagai habitat dan menemukan hasil lebih mengejutkan.
Spesies pesisir seperti ikan kodok, yang hidup di lingkungan terumbu karang yang beragam dan produktif, menunjukkan tingkat perubahan evolusioner jauh lebih rendah daripada rekan-rekan mereka di laut dalam.
"Gagasan bahwa lingkungan yang homogen dan miskin sumber daya – seperti dikelilingi di semua sisi oleh air – akan menghasilkan keragaman bentuk tubuh dan tengkorak benar-benar berlawanan dengan intuisi di bidang ini," kata Faucher, yang merupakan penulis pertama makalah tersebut bersama dengan Elizabeth Christina Miller, seorang rekan postdoctoral di University of California, Irvine.
Baca Juga: 4 Hewan Aneh Ini Berhasil Ditemukan yang Pertama Berumur 125 Juta Tahun
Untuk melakukan studi tersebut, para peneliti menggunakan kombinasi metode canggih. Mereka membangun filogeni ikan sungut ganas menggunakan data dari 1.092 lokus genetik di 132 spesies.
Ini mewakili sekitar 38% dari spesies yang dideskripsikan dan dilengkapi dengan kalibrasi fosil dan data genom untuk memperkirakan waktu divergensi dan habitatnenekmoyang.
(dan)
Lihat Juga :