Sejarawan Temukan Dokumen Roket Luar Angkasa dari Abad ke-16

Kamis, 31 Oktober 2024 - 08:03 WIB
loading...
Sejarawan Temukan Dokumen...
Dokumen Roket Luar Angkasa dari Abad ke-16. FOTO/ WION NEWS
A A A
LONDON - Dokumen setebal 450 halaman yang ditulis dalam bahasa Jerman oleh Conrad Haas pada abad ke-16 dan berisi instruksi penerbangan luar angkasa yang terperinci.

BACA JUGA - Segarkan Manuskrip Kuno lewat Format Komik dan Film Animasi

Dalam penemuan yang luar biasa, para sejarawan menemukan sebuah dokumen instruksi penerbangan luar angkasa yang dikatakan berasal dari abad ke-16.

Menurut para sejarawan, insinyur militer Austria Conrad Haas telah menulis Naskah Sibiu pada abad ke-16.

Haas hidup dari tahun 1509 hingga 1576 dan selalu menjadi pelopor zamannya. Ia dianggap sebagai orang pertama yang mendokumentasikan teori terkait roket multi-tahap.

Dokumen setebal 450 halaman itu aslinya ditulis dalam bahasa Jerman dan menyebutkan secara rinci artileri dan balistik.

Para sejarawan telah memverifikasi dokumen tersebut; namun, sangat sedikit orang yang menyadari keberadaannya. Dalam dokumen tersebut, Haas berbicara tentang ilmu roket, termasuk senjata dan kembang api.

Pada tahun 1961, Profesor Doru Todericiu dari Sains dan Teknologi di Universitas Bukares menemukan manuskrip Haas di Arsip Negara Sibiu dan dari sinilah dokumen tersebut mendapatkan namanya.

Dalam Naskah Sibiu, ilustrasinya sangat akurat dan rencana mengenai roket bertingkat yang dibuat oleh Haas sangat maju untuk abad ke-16.

Dalam naskah tersebut diilustrasikan ruang dorong berbentuk silinder, yang diisi dengan bahan bakar bubuk dan memiliki lubang kerucut untuk meningkatkan area pembakaran secara bertahap.

Sebelum para sejarawan menemukan Naskah Sibiu, diyakini bahwa Kazimierz Siemienowicz menulis deskripsi rinci pertama tentang roket tiga tahap.

Kazimierz Siemienowicz lahir di wilayah Raseiniai, Kadipaten Agung Lithuania dan bertugas di angkatan darat Persemakmuran Polandia-Lituania.

Pada tahun 1650, ia menulis sebuah risalah, Artis Magnae Artilleriae, yang membahas peroketan dan kembang api.

Haas juga menuliskan peringatan mengenai penggunaan roket oleh militer dalam naskah tersebut.

Terjemahan bahasa Inggris dari peringatan tersebut berbunyi, “Namun saran saya adalah agar ada lebih banyak perdamaian dan tidak ada perang, simpan senapan dengan tenang, sehingga pelurunya tidak ditembakkan, bubuk mesiu tidak terbakar atau basah, sehingga sang pangeran dapat menyimpan uangnya, dan ahli persenjataan dapat menyelamatkan nyawanya; itulah saran yang diberikan Conrad Haas.”

Dokumen tersebut merupakan contoh akurat tentang bagaimana manusia maju dalam bidang sains dan teknologi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Unik! Katy Perry Gunakan...
Unik! Katy Perry Gunakan Topeng Astronot di Met Gala 2026
Prabowo Bakal Kirim...
Prabowo Bakal Kirim Putra-Putri Terbaik Ikut Program Kosmonot Rusia
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Rekomendasi
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
Profil Miss Indonesia...
Profil Miss Indonesia 2025 Audrey Bianca, dari Runway ke Mahkota
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved