Google Luncurkan SynthID Text, Salah Satu Kecanggihan Bikin Resah Guru dan Dosen

Jum'at, 25 Oktober 2024 - 07:00 WIB
loading...
Google Luncurkan SynthID...
Google Luncurkan SynthID Text. FOTO/ DAILY
A A A
JAKARTA - Penggunaan kecerdasan buatan (AI) semakin meluas hingga menimbulkan berbagai permasalahan seperti siswa tidak dapat menulis karya spesifiknya sendiri. Hal ini menimbulkan kecemasan bagi guru dan dosen.

BACA JUGA - Google Hapus 18 Fitur di Google Assistant

Google meluncurkan Teks SynthID yang dapat mendeteksi dan menambahkan tanda air pada karya AI generatif, kini tersedia sebagai sumber terbuka.

Teks SynthID dapat diakses melalui Hugging Face dan telah diintegrasikan ke dalam Gemini, dengan tanda air yang tetap ada meskipun teks diedit.

Watermark kurang efektif jika teksnya diterjemahkan, teks pendek, atau jawaban faktual.

Ada beberapa alat yang dikembangkan untuk mendeteksi penggunaan AI seperti ini.

Google juga meluncurkan SynthID Text yang tidak hanya dapat mendeteksi karya generatif yang dihasilkan AI tetapi juga memungkinkan penempatan watermark pada karya AI agar dapat dideteksi oleh sistem pendeteksi lainnya.

Google kini menjadi sumber terbuka SynthID Text untuk mendorong pengembang AI generatif lainnya menggunakan sistem watermarking mereka.

Saat ini SynthID Text sudah bisa diakses melalui Hugging Face dan sudah terintegrasi ke dalam Gemini.

Tanda air yang diizinkan masuk ke dalam teks akan tetap dipertahankan jika sebagian teks yang dihasilkan AI diedit atau ditulis ulang.

Namun kurang efektif jika teks AI sudah diterjemahkan, teksnya pendek, atau jawabannya berupa fakta.
Pada bulan Agustus tahun lalu, Google meluncurkan SynthID yang menyematkan tanda air pada gambar yang dihasilkan AI.

Kedua watermark digital yang disematkan pada karya hasil AI ini tidak dapat dideteksi oleh manusia tetapi dapat dideteksi menggunakan perangkat lunak khusus.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Rekomendasi
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
Salah Satu Negara NATO...
Salah Satu Negara NATO Sebut AS Sudah Menjadi Pelayan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved