Banyak yang Tidak Percaya, Astronot Siap Pancing Alien Keluar dari Sarangnya

Jum'at, 18 Oktober 2024 - 08:28 WIB
loading...
Banyak yang Tidak Percaya,...
Ilustrasi alien. FOTO/ DAILY
A A A
NEW YORK - Para ilmuwan baru-baru ini mengintip ke tata surya lain dengan harapan dapat mencari teknologi alien. Mereka memindai sistem tersebut selama 28 jam menggunakan Allen Telescope Array tetapi gagal menemukan satu pun.

BACA JUGA - NASA Luncurkan Mars Rover, Pencarian Makhluk Luar Angkasa Dimulai

Seperti dilansir dari Wion News, akan tetapi, mereka yakin bahwa di tahun-tahun mendatang alien akan terlihat saling mengirim sinyal.

Sistem Trappist-1 disebut-sebut sebagai salah satu tempat yang paling menjanjikan untuk mencari kehidupan alien.

Sistem ini adalah bintang katai merah dingin yang terletak sekitar 40 tahun cahaya jauhnya. Beberapa planet mengorbit bintang tersebut dan para ilmuwan yakin bahwa kondisinya mungkin cocok untuk kehidupan di sana.

Setelah melakukan pencarian terlama terhadap sistem Trappist-1, mereka tidak memperoleh hasil yang diharapkan. Namun, para ilmuwan yakin bahwa pekerjaan tersebut akan mengarah pada pendeteksian sinyal alien di masa mendatang.

Penelitian ini telah disebutkan dalam sebuah makalah yang telah diterima untuk dipublikasikan di The Astrophysical Journal. Saat ini, makalah tersebut tersedia daring dalam bentuk pracetak, berjudul 'Pencarian Radio Technosignature TRAPPIST-1 dengan Allen Telescope Array'.

Selama pencarian selama 28 jam, mereka berfokus pada okultasi planet-ke-planet, atau PPO, yang terjadi saat planet-planet bergerak di depan satu sama lain. Para ilmuwan berharap bahwa saat ini terjadi, sinyal radio kemungkinan besar dikirim di antara planet-planet tersebut dan berpikir untuk menangkapnya.

Mereka menemukan beberapa sinyal, tetapi tidak ada yang berasal dari luar manusia. Jutaan sinyal potensial dilacak dan 11.000 di antaranya dianggap menjanjikan untuk analisis terperinci. Sekitar 2.264 sinyal tersebut terjadi selama periode PPO.

Meskipun tidak ada sinyal yang diinginkan ditemukan, para ilmuwan bertujuan untuk menyempurnakan metode untuk mempersempit area fokus dan waktu untuk menemukan kehidupan alien suatu hari nanti.

Nick Tusay, seorang peneliti mahasiswa pascasarjana di Penn State University, mengatakan bahwa penelitian tersebut menunjukkan "kita semakin dekat dalam mendeteksi sinyal radio yang mirip dengan yang kita kirim ke luar angkasa".

"Sebagian besar penelusuran mengasumsikan adanya maksud tertentu, seperti sinyal, karena penerima kami memiliki batas sensitivitas terhadap daya pemancar minimum di luar apa pun yang kami kirimkan secara tidak sengaja," tambahnya.

Ia yakin bahwa peralatan yang lebih baru, seperti Square Kilometer Array (SKA) yang akan datang, akan dapat "mendeteksi sinyal dari peradaban alien yang berkomunikasi dengan pesawat antariksanya".
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Unik! Katy Perry Gunakan...
Unik! Katy Perry Gunakan Topeng Astronot di Met Gala 2026
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun
Rekomendasi
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved