Aktor di Balik Video Palsu AI untuk Kepentingan Propaganda Terungkap

Kamis, 17 Oktober 2024 - 21:10 WIB
loading...
Aktor di Balik Video...
Video Palsu AI . FOTO/ WION NEWS
A A A
NEW YORK - Aktor di balik video AI palsu Synthesias angkat bicara: Dalam beberapa tahun terakhir, avatar yang dibuat oleh AI sedang menjadi tren, menyampaikan naskah yang diminta kepada mereka dengan cara yang meyakinkan.

BACA JUGA - Perbanyak Diseminasi Narasi Lawan Propaganda Radikalisme

Namun, video ini juga digunakan untuk propaganda dan mempromosikan pemimpin junta militer dan kediktatoran. Sekarang, beberapa aktor asli di balik video tersebut angkat bicara. Inilah yang mereka katakan

Avatar manusia yang dihasilkan AI dapat menyampaikan naskah Anda dengan diksi yang sempurna dan terlihat sangat alami.

Namun, bagaimana jika video tersebut digunakan untuk mendukung rezim represif dan perusahaan kriminal? Inilah yang terjadi dengan avatar yang dihasilkan melalui aplikasi AI Syenthesia, dan manusia sebenarnya yang digunakan untuk membuat model AI kini angkat bicara.

Menurut laporan di The Guardian, teknologi perusahaan rintisan yang berkantor pusat di London yang baru-baru ini mencapai status unicorn (nilai pasar USD1 miliar) itu digunakan untuk mendukung Ibrahim Traoré, yang memimpin kudeta militer tahun 2023 di Burkina Faso.

Pembawa berita AI yang dipersiapkan dengan baik digunakan dalam video yang muncul di platform seperti Telegram, meminta orang-orang untuk mendukung pemimpin junta yang kemudian menjadi presiden.

Synthesia terutama ditujukan untuk membuat video pemasaran. Namun, deepfake digunakan untuk membuat video propaganda di platform tersebut, yang melanggar ketentuan layanannya sendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantangan Backend Engineer...
Tantangan Backend Engineer Indonesia, Menjawab Tuntutan AI Workflow
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Rekomendasi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved