Literasi AI di Indonesia: Tantangan dan Peluang di Era Digital

Selasa, 04 Maret 2025 - 10:08 WIB
loading...
Literasi AI di Indonesia:...
Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, menekankan bahwa literasi AI. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Konvensi Kebijakan Regional AI Ready ASEAN menjadi ajang penting untuk mendorong literasi AI di Indonesia. Foto:

Konvensi Kebijakan Regional AI Ready ASEAN yang diselenggarakan oleh ASEAN Foundation dan Google.org menandai tonggak penting dalam upaya meningkatkan literasi dan inovasi kecerdasan buatan (AI) di Asia Tenggara. Fokus utama konvensi ini adalah mendorong pemahaman yang lebih baik tentang AI, terutama di Indonesia yang masih berada di tahap awal literasi AI.

Literasi AI: Lebih dari Sekadar Penggunaan Teknologi

Prof. Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, menekankan bahwa literasi AI bukan hanya tentang menggunakan teknologi, tetapi juga memahami kemampuan, keterbatasan, dan etika penggunaan AI.

"Agar ASEAN siap dan bertanggung jawab dalam menghadapi AI, kita perlu berinvestasi dalam kebijakan pendidikan yang fokus pada literasi, pemahaman keterbatasan AI, dan perilaku manusia," ujarnya.

AI dalam Kehidupan Sehari-hari

Penggunaan AI semakin menyebar di berbagai aspek kehidupan sehari-hari, mulai dari asisten virtual di ponsel pintar hingga rekomendasi produk di platform e-commerce. Di Indonesia, AI juga mulai diadopsi di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan keuangan. Penting bagi masyarakat untuk memahami bagaimana AI bekerja dan bagaimana memanfaatkannya secara optimal.

Penggunaan AI yang Bertanggung Jawab

Seiring dengan perkembangan AI yang pesat, isu etika dan tanggung jawab menjadi semakin krusial. AI harus dikembangkan dan digunakan dengan cara yang memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan transparansi.

"Google.org mendukung program AI Ready ASEAN dari ASEAN Foundation, yang bertujuan membantu anak muda serta menginspirasi inovator AI masa depan untuk memanfaatkan teknologi ini ,” beber Marija Ralic, Lead Google.org.

Inisiatif AI Ready ASEAN

Program AI Ready ASEAN yang diluncurkan pada Oktober 2024 merupakan langkah konkret dalam meningkatkan literasi AI di kawasan Asia Tenggara. Didukung oleh hibah sebesar USD5 juta dari Google.org, program ini bertujuan untuk membekali 5,5 juta individu dengan keterampilan dasar AI.

Baca Juga: Daftar Kecerdasan Buatan Canggih yang Siap Dihadirkan Meta

Tantangan dan Peluang Literasi AI di Indonesia

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan dan penerapan AI. Namun, literasi AI di Indonesia masih dalam tahap awal. Kesadaran tentang AI sudah meningkat, tetapi pemahaman terkait etika dan penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari masih terbatas. Oleh karena itu, edukasi dan pelatihan AI menjadi sangat penting untuk meningkatkan literasi digital masyarakatIndonesia.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Rekomendasi
VAR Untungkan Portugal...
VAR Untungkan Portugal di Piala Dunia 2026, Kenapa Gol Injury Time Kroasia Dianulir?
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved