Dua Selebriti Dunia Galang Dana untuk Hidupkan Kembali Gajah Purba
Senin, 07 Oktober 2024 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Lamm menambahkan gajah purba mammoth memiliki masa kehamilan 22 bulan, yang berarti spesies lain yaitu dodo dan harimau Tasmania mungkin lebih dulu dihidupkan kembali. "Sangat mungkin kita akan melihat spesies lain sebelum mammoth," katanya.
Baca Juga: Kisah Fred, Gajah Purba Mastodon yang Mati Karena Mencari Cinta
Harimau Tasmania punah pada awal 1980-an, sementara burung dodo terakhir terlihat pada tahun 1600-an. Gajah purba telah punah sejak 4.000 tahun lalu. Namun, ia berbagi 99,5 persen gennya dengan gajah Asia. Perusahaan menggunakan penyuntingan gen dan menggabungkan sel induk dengan telur gajah Asia.
Menurut pernyataan di situs perusahaan, gajah purba yang dihidupkan kembali akan lebih spesifik menjadi gajah tahan dingin dengan semua sifat biologis inti dari mammoth bulu. "Ia akan berjalan seperti mammoth bulu, terlihat seperti itu, terdengar seperti itu," katanya.
Perusahaan mengklaim kembalinya mammoth dapat membantu lingkungan, dengan membalikkan pemanasan global. "Hal ini dapat membantu membalikkan pemanasan iklim yang cepat dan lebih mendesak, melindungi permafrost Arktik," tulis perusahaan.
Baca Juga: Kisah Fred, Gajah Purba Mastodon yang Mati Karena Mencari Cinta
Harimau Tasmania punah pada awal 1980-an, sementara burung dodo terakhir terlihat pada tahun 1600-an. Gajah purba telah punah sejak 4.000 tahun lalu. Namun, ia berbagi 99,5 persen gennya dengan gajah Asia. Perusahaan menggunakan penyuntingan gen dan menggabungkan sel induk dengan telur gajah Asia.
Menurut pernyataan di situs perusahaan, gajah purba yang dihidupkan kembali akan lebih spesifik menjadi gajah tahan dingin dengan semua sifat biologis inti dari mammoth bulu. "Ia akan berjalan seperti mammoth bulu, terlihat seperti itu, terdengar seperti itu," katanya.
Perusahaan mengklaim kembalinya mammoth dapat membantu lingkungan, dengan membalikkan pemanasan global. "Hal ini dapat membantu membalikkan pemanasan iklim yang cepat dan lebih mendesak, melindungi permafrost Arktik," tulis perusahaan.
(msf)
Lihat Juga :