Dua Selebriti Dunia Galang Dana untuk Hidupkan Kembali Gajah Purba

Senin, 07 Oktober 2024 - 07:00 WIB
loading...
Dua Selebriti Dunia...
Paris Hilton dan Chris Hemsworth menggalang dana untuk menghidupkan kembali gajah purba Mammoth. Foto/Colossal Biosciences
A A A
JAKARTA - Dua selebriti dunia, Paris Hilton dan Chris Hemsworth, mendukung perusahaan Colossal Biosciences untuk menghidupkan kembali Mammoth. Para ilmuwan yang berada di perusahaan ini memperkirakan proyek melahirkan gajah purba kembali itu bakal terlaksana paling lambat pada 2028.

Colossal Biosciences mengklaim sebagai perusahaan de-extinction pertama di dunia. Mereka tengah mengembangkan metode untuk menghidupkan kembali gen inti dari hewan yang telah punah selama ribuan tahun. Termasuk mammoth, dodo dan harimau Tasmania.

"Kami telah menetapkan tanggal akhir 2028 untuk mammoth pertama kami dan kami sedang on track untuk itu saat ini," kata CEO Colossal Biosciences, Ben Lamm, kepada Independent.

Baca Juga: Ilmuwan Yakin Gajah Purba Mammoth Punah karena Hidung Tersumbat

Lamm mengatakan kepada Daily Mail bahwa seluruh prosesnya seperti Jurassic Park terbalik. Perusahaan telah mengumpulkan lebih dari USD235 juta, berkat dukungan Paris Hilton dan Chris Hemsworth. Pendiri PayPal dan investor ventura Peter Thiel, motivator Tony Robbins dan Central Intelligence Agency (CIA) dikabarkan ikut menginvestasikan uang ke dalam perusahaan.

Lamm menambahkan gajah purba mammoth memiliki masa kehamilan 22 bulan, yang berarti spesies lain yaitu dodo dan harimau Tasmania mungkin lebih dulu dihidupkan kembali. "Sangat mungkin kita akan melihat spesies lain sebelum mammoth," katanya.

Baca Juga: Kisah Fred, Gajah Purba Mastodon yang Mati Karena Mencari Cinta

Harimau Tasmania punah pada awal 1980-an, sementara burung dodo terakhir terlihat pada tahun 1600-an. Gajah purba telah punah sejak 4.000 tahun lalu. Namun, ia berbagi 99,5 persen gennya dengan gajah Asia. Perusahaan menggunakan penyuntingan gen dan menggabungkan sel induk dengan telur gajah Asia.

Menurut pernyataan di situs perusahaan, gajah purba yang dihidupkan kembali akan lebih spesifik menjadi gajah tahan dingin dengan semua sifat biologis inti dari mammoth bulu. "Ia akan berjalan seperti mammoth bulu, terlihat seperti itu, terdengar seperti itu," katanya.

Perusahaan mengklaim kembalinya mammoth dapat membantu lingkungan, dengan membalikkan pemanasan global. "Hal ini dapat membantu membalikkan pemanasan iklim yang cepat dan lebih mendesak, melindungi permafrost Arktik," tulis perusahaan.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aneh! Ilmuwan Temukan...
Aneh! Ilmuwan Temukan Mumi Cheetah Langka di Gurun Arab
Tiga Dekade Dinyatakan...
Tiga Dekade Dinyatakan Punah, Spesies Kucing Liar Ini Terlihat Lagi
Perdagangan Harimau...
Perdagangan Harimau Semakin Merajalela, Indonesia Termasuk Penyumbang Terbesar
Gunakan AI, Ilmuwan...
Gunakan AI, Ilmuwan Temukan Jenis Auman Baru Singa
Fosil Berusia 55 Juta...
Fosil Berusia 55 Juta Tahun Ungkap Rahasia Buaya Pemanjat
Fosil Hidup Ditemukan...
Fosil Hidup Ditemukan saat Banjir Menerjang Sungai Missisippi
Pramono Ngaku Harimau...
Pramono Ngaku Harimau Kurus yang Viral Miliknya: Mungkin Kangen Sama Saya
Kearifan Lokal Jembatan...
Kearifan Lokal Jembatan Koeksistensi Manusia dan Harimau Sumatra
Miris, Harimau Sumatera...
Miris, Harimau Sumatera Terjerat Jebakan Babi di Hutan Taman Rakyat Bungo Pandan
Rekomendasi
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
Berita Terkini
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved