NASA Umumkan Stasiun Luar Angkasa Internasional dalam Keadaan Genting

Senin, 30 September 2024 - 15:43 WIB
loading...
NASA Umumkan Stasiun...
Stasiun Luar Angkasa Internasional . FOTO/ NPR
A A A
TOKYO - Para ilmuwan di NASA telah memerangi "risiko tingkat tertinggi" di Stasiun Luar Angkasa Internasional yang telah mengalami kebocoran selama lima tahun tanpa ditemukannya solusi untuk masalah tersebut.

BACA JUGA - Posisi Stasiun Antariksa ISS Bergeser 45 Derajat

Dalam laporan terbaru, pejabat antariksa NASA - yang diberi tanggung jawab untuk mengelola Stasiun Luar Angkasa Internasional - telah menyatakan kekhawatiran mereka mengenai bagian kecil stasiun milik Rusia yang berupa terowongan yang menghubungkan modul yang lebih besar ke pelabuhan dok dan mengalami kebocoran.

Pejabat AS dan Rusia telah mengetahui kondisi modul PrK kecil ini - yang berada di antara ruang kedap udara pesawat ruang angkasa Progress dan modul Zvezda - dan telah mengalami kebocoran sejak September 2019.

Dalam laporan baru yang diterbitkan oleh inspektur jenderal NASA, rincian baru diberikan mengenai tingkat keparahan masalah di badan antariksa itu.

Pada bulan Februari, NASA mengamati bahwa tingkat kebocoran telah meningkat dari kurang dari 1 pon atmosfer sehari menjadi 2,4 pon sehari dan pada bulan April, tingkatnya mencapai 3,7 pon sehari.

Penyebab kebocoran tersebut belum diidentifikasi oleh pejabat Rusia maupun AS bahkan setelah penyelidikan bertahun-tahun.

"Meskipun akar penyebab kebocoran masih belum diketahui, kedua lembaga telah mempersempit fokus mereka ke pengelasan internal dan eksternal," demikian pernyataan laporan yang ditandatangani oleh Wakil Inspektur Jenderal George A. Scott.

Pejabat NASA telah berencana untuk mengurangi risiko dengan menjaga palka - yang terdapat pada modul Zvezda - tetap tertutup.

Namun, jika kebocoran makin parah, mereka mungkin mempertimbangkan untuk menutup palka secara permanen.

Namun, Ars Technica melaporkan pada bulan Juni bahwa kebocoran telah mencapai tingkat kekhawatiran tertinggi.

"Pada bulan Mei dan Juni 2024, pejabat Program ISS dan Roscosmos bertemu untuk membahas meningkatnya kekhawatiran terkait meningkatnya tingkat kebocoran," ungkap laporan inspektur jenderal seperti dilansir dari Wion News.

"Program ISS kemudian meningkatkan risiko kebocoran Terowongan Transfer Modul Layanan ke tingkat risiko tertinggi dalam sistem manajemen risikonya. Menurut NASA, Roscosmos yakin mereka akan dapat memantau dan menutup palka Modul Layanan sebelum tingkat kebocoran mencapai tingkat yang tidak dapat dipertahankan. Namun, NASA dan Roscosmos belum mencapai kesepakatan mengenai titik di mana tingkat kebocoran tidak dapat dipertahankan," tambahnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
BRIN Segera Memiliki...
BRIN Segera Memiliki Observatorium Nasional Terbaik di Asia
Unik! Katy Perry Gunakan...
Unik! Katy Perry Gunakan Topeng Astronot di Met Gala 2026
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Rekomendasi
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
Tertulis dalam Al-Quran,...
Tertulis dalam Al-Quran, Ini Manfaat Luar Biasa Buah Delima
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved