Terpilih Jadi Ketum APJII di Munas XII, Muhammad Arif Fokus Organisasi dan Layanan
Selasa, 24 September 2024 - 20:35 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan, munas ini menjadi forum penting bagi para pemangku kepentingan—termasuk pemerintah, penyedia layanan internet dan berbagai stakeholder—untuk membahas kolaborasi strategis demi mewujudkan tema besar tahun ini "Meningkatkan Kolaborasi dalam Mewujudkan Kedaulatan Digital Indonesia yang Berkelanjutan."
Ketua Umum APJII periode 2021-2024, Muhammad Arif, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota APJII atas dedikasi dan dukungan yang konsisten selama tiga tahun terakhir.
Arif juga menggarisbawahi berbagai pencapaian signifikan yang telah diraih bersama, termasuk peningkatan kapasitas jaringan Indonesia Internet Exchange (IIX) yang kini mendukung traffick lebih dari 13 Tbps, serta inisiatif pelatihan yang memperkuat kompetensi sumber daya manusia di sektor teknologi.
“Kami bersyukur atas kemajuan yang telah kita capai bersama. Infrastruktur dan pelatihan SDM menjadi kunci keberhasilan kita dalam menghadapi tantangan industri,” ungkap Arif.
Dia juga menekankan pentingnya persiapan yang matang untuk periode kepengurusan berikutnya. “Program kerja yang akan kita sahkan harus tidak hanya relevan dengan kondisi saat ini, tetapi juga proaktif dalam merespons dinamika industri dan mengantisipasi perubahan global yang cepat,” tambahnya.
Ketua Umum APJII periode 2021-2024, Muhammad Arif, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota APJII atas dedikasi dan dukungan yang konsisten selama tiga tahun terakhir.
Arif juga menggarisbawahi berbagai pencapaian signifikan yang telah diraih bersama, termasuk peningkatan kapasitas jaringan Indonesia Internet Exchange (IIX) yang kini mendukung traffick lebih dari 13 Tbps, serta inisiatif pelatihan yang memperkuat kompetensi sumber daya manusia di sektor teknologi.
“Kami bersyukur atas kemajuan yang telah kita capai bersama. Infrastruktur dan pelatihan SDM menjadi kunci keberhasilan kita dalam menghadapi tantangan industri,” ungkap Arif.
Dia juga menekankan pentingnya persiapan yang matang untuk periode kepengurusan berikutnya. “Program kerja yang akan kita sahkan harus tidak hanya relevan dengan kondisi saat ini, tetapi juga proaktif dalam merespons dinamika industri dan mengantisipasi perubahan global yang cepat,” tambahnya.
Lihat Juga :