Bagian Bumi yang Hilang Berusia 120 Juta Tahun Ditemukan di Kalimantan
Minggu, 22 September 2024 - 21:56 WIB
loading...
A
A
A
Seperti dilansir dari Science Alert, dia mengumpulkan serangkaian data dari penelitiannya, yang dengannya dia merekonstruksi pergerakan lempeng tektonik di wilayah tersebut sejak zaman dinosaurus.
Lempeng Pontus merupakan bagian dari kerak bumi sebelum benua super Pangaea terpecah. Untuk memahami seberapa besar lempeng tektonik ini 160 juta tahun yang lalu, para ilmuwan melakukan rekonstruksi berdasarkan perkiraan mereka bahwa lempeng ini berukuran sekitar seperempat dari ukuran Samudra Pasifik.
Saat itu, Eurasia dan Australia dipisahkan oleh lautan yang luas dan Pontus berada tepat di bawah perairan ini. Saat Pangea pecah, lempeng ini ditelan oleh lempeng lain yang saat ini membawa negara-negara seperti Filipina dan Kalimantan.
Kalimantan adalah pulau terbesar ketiga di dunia dan salah satu Kepulauan Sunda Besar di Asia Tenggara. Malaysia dan Brunei di utara, serta Indonesia di selatan secara kolektif memiliki kendali politik atas pulau ini.
Lempeng Pontus merupakan bagian dari kerak bumi sebelum benua super Pangaea terpecah. Untuk memahami seberapa besar lempeng tektonik ini 160 juta tahun yang lalu, para ilmuwan melakukan rekonstruksi berdasarkan perkiraan mereka bahwa lempeng ini berukuran sekitar seperempat dari ukuran Samudra Pasifik.
Saat itu, Eurasia dan Australia dipisahkan oleh lautan yang luas dan Pontus berada tepat di bawah perairan ini. Saat Pangea pecah, lempeng ini ditelan oleh lempeng lain yang saat ini membawa negara-negara seperti Filipina dan Kalimantan.
Kalimantan adalah pulau terbesar ketiga di dunia dan salah satu Kepulauan Sunda Besar di Asia Tenggara. Malaysia dan Brunei di utara, serta Indonesia di selatan secara kolektif memiliki kendali politik atas pulau ini.
(wbs)
Lihat Juga :