Mengenal Walkie-Talkie Icom V82 Hizbullah yang Diledakkan Israel
Jum'at, 20 September 2024 - 07:09 WIB
loading...
A
A
A
Icom adalah produsen global peralatan komunikasi canggih, termasuk sistem radio dua arah, elektronik penerbangan, sistem navigasi maritim, dan jaringan berbasis IP.
Didirikan di Osaka, Jepang pada tahun 1954, perusahaan ini awalnya merupakan importir peralatan elektronik buatan Amerika sebelum beralih ke manufaktur. Produk pertamanya adalah osilator kristal untuk radio. Garis produk diperluas untuk mencakup radio maritim dan penerbangan, radio seluler darat untuk keselamatan publik, dan industri komersial.
Masih belum jelas bagaimana Israel meretas ribuan unit perangkat ini. Yang jelas, walkie-talkie Icom V82 memiliki baterai yang cukup besar untuk menampung sejumlah besar bahan peledak.
Icom menyatakan kepada AP bahwa walkie-talkie yang disabotase bukanlah produk mereka. Sebab model ini telah dihentikan produksinya sejak lama, dan radio genggam di Lebanon kemungkinan besar adalah tiruan.
Baca Juga: Teknologi Sudah Makin Maju, Mengapa Hizbullah Masih Memakai Pager?
Didirikan di Osaka, Jepang pada tahun 1954, perusahaan ini awalnya merupakan importir peralatan elektronik buatan Amerika sebelum beralih ke manufaktur. Produk pertamanya adalah osilator kristal untuk radio. Garis produk diperluas untuk mencakup radio maritim dan penerbangan, radio seluler darat untuk keselamatan publik, dan industri komersial.
Masih belum jelas bagaimana Israel meretas ribuan unit perangkat ini. Yang jelas, walkie-talkie Icom V82 memiliki baterai yang cukup besar untuk menampung sejumlah besar bahan peledak.
Icom menyatakan kepada AP bahwa walkie-talkie yang disabotase bukanlah produk mereka. Sebab model ini telah dihentikan produksinya sejak lama, dan radio genggam di Lebanon kemungkinan besar adalah tiruan.
Baca Juga: Teknologi Sudah Makin Maju, Mengapa Hizbullah Masih Memakai Pager?
Lihat Juga :