AS Diklaim Kumpulkan Mayat Mahkluk Asing selama Lebih dari 50 tahun

Kamis, 22 Agustus 2024 - 12:11 WIB
loading...
AS Diklaim Kumpulkan...
Mayat Mahkluk Asing yang dipercaya Alien. FOTO/ DAILY
A A A
WASHINGTON DC - Pakar benda terbang tak dikenal ( UFO ) asal Amerika Serikat (AS) mengungkap beberapa 'kelompok rahasia' yang terbentuk, telah mengumpulkan sisa-sisa alien selama lebih dari lima dekade.

BACA JUGA - Review Film Alien: Romulus, Pertempuran Luar Angkasa Melawan Alien

Mantan manajer Advanced Aerospace Threat Identification Program (AATIP), Luis Elizondo berbagi banyak detail mengerikan dalam bukunya yang baru diterbitkan berjudul 'Imminent: Inside the Pentagon's Hunt for UFOs'.

Seperti dilansir dari Metro, Elizondo, 52 tahun, mengundurkan diri dari AATIP pada tahun 2017 dan sejak itu, dia telah berbicara secara luas tentang 'masalah keamanan nasional yang serius' yang ditimbulkan oleh fenomena udara tak dikenal (UAP).

Dalam bukunya, ia mengungkap tentang rahasia super grup. Hal ini mencakup tuduhan bahwa pejabat pemerintah dan kontraktor pertahanan telah mengumpulkan sisa-sisa alien dan teknologi selama 50 tahun.

“Kita berbicara tentang 'nova ungu', yang merupakan proyek dan program yang sangat rahasia sehingga Menteri Pertahanan atau Presiden tidak mengetahuinya,” ujarnya.

Elizondo mengatakan, intelijen pemerintah AS juga menunjukkan bahwa insiden Roswell, New Mexico pada tahun 1947 melibatkan dua piring terbang yang 'bertabrakan'.

“Empat mayat non-manusia sebenarnya ditemukan dari kecelakaan Roswell tahun 1947,” katanya merujuk pada jatuhnya balon Angkatan Udara AS di dekat Roswell, New Mexico.

Buku baru Elizondo muncul seiring dengan meningkatnya minat Washington terhadap aktivitas luar angkasa, menyusul dengar pendapat kongres tahun lalu tentang UFO.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Rekomendasi
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Berita Terkini
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved