Black Myth: Wukong Pecahkan Rekor Pemain Steam, Namun Dibayangi Kontroversi

Rabu, 21 Agustus 2024 - 14:49 WIB
loading...
A A A
Kontroversi semakin memanas ketika terungkap bahwa streamer yang diberikan akses awal ke game ini diwajibkan menandatangani dokumen yang melarang mereka membahas topik-topik tertentu saat melakukan streaming gameplay.

Topik-topik yang dilarang mencakup politik, "propaganda feminis," COVID-19, industri game China, dan segala sesuatu yang dianggap "memicu wacana negatif."

Tuduhan Misogini dan Sensor
Black Myth: Wukong Pecahkan Rekor Pemain Steam, Namun Dibayangi Kontroversi

Larangan membahas "propaganda feminis" berkaitan erat dengan tuduhan misogini yang diarahkan kepada Game Science dan individu-individu yang bekerja di sana, termasuk beberapa pendirinya.

Poster rekrutmen Game Science dari 2015, misalnya, menyiratkan bahwa "friends with benefits" adalah salah satu keuntungan bekerja di perusahaan tersebut, sementara poster lain menampilkan gambar dumbbell dengan teks "orang gemuk harus pergi."

Hubungan dengan Pemerintah China
Black Myth: Wukong Pecahkan Rekor Pemain Steam, Namun Dibayangi Kontroversi

Game Science memiliki hubungan dengan pemerintah China. Tagar #MeToo disensor atau diblokir di platform media sosial China, postingan dari kelompok feminis dan LGBTQ+ sering dihapus, perspektif feminis dibatasi di institusi akademik, dan aktivis sering menghadapi pelecehan, pengawasan, atau penangkapan.

Baca Juga: Berdayakan Gamer Indonesia, Platform Game Ini Rilis Ribuan Turnamen

Antara Kesuksesan dan Kontroversi

Meskipun dibayangi kontroversi, Black Myth: Wukong tetap berhasil memukau para pemain dengan visualnya yang menakjubkan dan gameplay yang menantang. Game ini saat ini tersedia di PC dan PS5, dan akan menarik untuk melihat bagaimana Game Science menanggapi tuduhan dan kritik yangdihadapinya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
China Siapkan Kerangka...
China Siapkan Kerangka Hukum untuk Mengatur Kecerdasan Buatan
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Rekomendasi
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kondisi Kesehatan Haji...
Kondisi Kesehatan Haji Bolot Sudah Membaik, Ingin Segera Pulang dan Beraktivitas
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Berita Terkini
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved