Cacing Api Serbu Pesisir Teluk Texas, Warga AS Diminta Hindari Pantai

Senin, 19 Agustus 2024 - 15:09 WIB
loading...
Cacing Api Serbu Pesisir...
Cacing Api Serbu Pesisir Teluk Texas. FOTO/ DAILY
A A A
NEW YORK - Pesisir Teluk Texas di Amerika Serikat (AS) minggu ini menerima kehadiran sejumlah bulu babi, sejenis hewan runcing yang mampu memberikan sengatan menyakitkan bagi korbannya.

BACA JUGA - Video Hujan Cacing di China Bikin Netizen Tercengang

Hewan kecil yang disebut 'cacing api' itu beracun, menurut National Park Service (NPS).

Seperti dilansir dari Fox News, elama tiga hari terakhir, bulu babi itu terdampar di batang kayu besar yang dipenuhi teritip. Dipercaya bahwa ia dapat memakan teritip.

Institut Penelitian Harte untuk Studi Teluk Meksiko memperingatkan pengunjung pantai tentang bahaya ulat bulu.

Pasalnya, hewan tersebut dapat menimbulkan rasa sakit yang luar biasa bagi orang yang menyentuhnya.

Hal ini menyebabkan rasa sakit, gatal dan sensasi terbakar, sehingga diberi nama 'cacing api'.

Sebelumnya, dalam rekaman tersebut, terlihat seekor cacing darah yang panjang dan bergelombang dengan deretan pelengkap mirip rambut di setiap sisi tubuhnya.

Warga panik saat melihat cacing tersebut merayap ke darat, yang disebut sebagai “mimpi buruk”.

Monster laut yang tampak asing ini sebenarnya adalah cacing darah atau Glycera americana, sejenis invertebrata penggali.

Dinamakan demikian karena plasma tubuh merah di bawah kulitnya yang tembus pandang terlihat.

Cacing ini mampu tumbuh sepanjang satu kaki dan giginya disertai belalai berbisa.

Belalai cacing darah menyembur keluar dan menjerat mangsanya. Namun, cacing tersebut tidak pernah dilaporkan menyerang manusia.

Namun para ahli menyarankan masyarakat untuk tidak meletakkan jari di dekat mulut karena dapat menimbulkan gigitan seperti gigitan lebah.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
AI Bisa Memperpanjang...
AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik
Rekomendasi
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved