Paramount Global, Dell, LegalZoom, dan Axios PHK Masal: Raksasa Teknologi Mulai Goyah
Jum'at, 16 Agustus 2024 - 18:05 WIB
loading...
A
A
A
Dell memangkas pekerjaan untuk mengurangi biaya operasional sekaligus merestrukturisasi tim di perusahaan untuk memprioritaskan kembali tempat mereka menginvestasikan sumber dayanya.
“Mengingat prospek pendapatan yang berkurang dan sesuai dengan komitmen kami terhadap disiplin keuangan, kami telah mengambil tindakan tegas untuk secara signifikan mengurangi biaya operasional,” kata perusahaan tersebut.
Baca Juga: PHK Massal di Industri Teknologi: Ketika Raksasa-Raksasa Digital Terpaksa Merampingkan Diri
PHK tersebut terjadi karena perusahaan berusaha keras untuk memangkas biaya setelah mengungkap kerugian operasional besar akibat penurunan nilai jaringan kabelnya sebesar hampir USD6 miliar, termasuk Comedy Central, MTV, danNickelodeon.
2. LegalZoom
Perusahaan dokumen hukum online mengumumkan akan memberhentikan 15% dari tenaga kerja globalnya dalam upaya restrukturisasi. Langkah tersebut dilakukan dalam upaya menghemat sekitar USD25 juta per tahun.3. Eventbrite
Platform acara dan tiket Eventbrite memberhentikan sekitar 100 karyawan, atau 11% dari stafnya, lapor Business Insider. Langkah tersebut bertujuan untuk mengurangi biaya karena perusahaan menurunkan prospek pendapatan tahun fiskal 2024.“Mengingat prospek pendapatan yang berkurang dan sesuai dengan komitmen kami terhadap disiplin keuangan, kami telah mengambil tindakan tegas untuk secara signifikan mengurangi biaya operasional,” kata perusahaan tersebut.
4. Axios
Di sisi media, Axios mengumumkan minggu ini bahwa mereka akan memberhentikan 50 karyawan, atau sekitar 10% dari stafnya.Baca Juga: PHK Massal di Industri Teknologi: Ketika Raksasa-Raksasa Digital Terpaksa Merampingkan Diri
5. Paramount Global
Paramount Global mengumumkan akan memberhentikan sekitar 2.000 karyawan, atau sekitar 15% dari tenaga kerja AS-nya, catat Variety.PHK tersebut terjadi karena perusahaan berusaha keras untuk memangkas biaya setelah mengungkap kerugian operasional besar akibat penurunan nilai jaringan kabelnya sebesar hampir USD6 miliar, termasuk Comedy Central, MTV, danNickelodeon.
(dan)
Lihat Juga :