WHO Umumkan Cacar Monyet Jadi Masalah Serius Kesehatan Global
Kamis, 15 Agustus 2024 - 14:11 WIB
loading...
A
A
A
Deklarasi terbaru ini bertujuan untuk memastikan bahwa negara-negara anggota WHO siap menghadapi virus ini dan mulai berbagi vaksin, perawatan, dan sumber daya penting lainnya dengan negara-negara yang terkena dampak.
Dalam pernyataan yang disiarkan langsung, Tedros mengatakan mpox telah terdeteksi di Republik Demokratik Kongo (DRC) selama lebih dari 10 tahun, namun kasus penyakit tersebut meningkat belakangan ini, dengan 524 kematian dan tercatat lebih dari 14.000 kasus.
“Deteksi dan penyebaran cepat wabah baru mpox di DRC bagian timur, deteksi di negara-negara tetangga yang belum pernah melaporkan mpox sebelumnya, dan potensi penyakit ini untuk terus menyebar di benua Afrika dan lebih jauh lagi sangat mengkhawatirkan,” ujarnya. dikatakan.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, mpox menimbulkan gejala ruam di tangan, kaki, dada, wajah, mulut, atau di dekat alat kelamin. Gejala lainnya termasuk demam, menggigil, pembengkakan kelenjar getah bening, kelelahan, nyeri otot, sakit kepala, dan gejala pernafasan.
Dalam pernyataan yang disiarkan langsung, Tedros mengatakan mpox telah terdeteksi di Republik Demokratik Kongo (DRC) selama lebih dari 10 tahun, namun kasus penyakit tersebut meningkat belakangan ini, dengan 524 kematian dan tercatat lebih dari 14.000 kasus.
“Deteksi dan penyebaran cepat wabah baru mpox di DRC bagian timur, deteksi di negara-negara tetangga yang belum pernah melaporkan mpox sebelumnya, dan potensi penyakit ini untuk terus menyebar di benua Afrika dan lebih jauh lagi sangat mengkhawatirkan,” ujarnya. dikatakan.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, mpox menimbulkan gejala ruam di tangan, kaki, dada, wajah, mulut, atau di dekat alat kelamin. Gejala lainnya termasuk demam, menggigil, pembengkakan kelenjar getah bening, kelelahan, nyeri otot, sakit kepala, dan gejala pernafasan.
(wbs)
Lihat Juga :