Bangun Ulang Piramida Dipercaya Akan Menimbulkan Malapetaka

Minggu, 11 Agustus 2024 - 07:21 WIB
loading...
Bangun Ulang Piramida...
Piramida Meksiko. FOTO/ DAILY
A A A
JAKARTA - Bagian dari piramida yang digunakan oleh orang-orang kuno untuk pengorbanan manusia runtuh di Ihuatzio, negara bagian Michoacan yang dikatakan sebagai tanda akan terjadinya tragedi.

BACA JUGA - Piramida Menkaure Bakal Direnovasi, Ini Alasannya

Seperti dilansir dari The Sun, keturunan suku asli yang membangun piramida khawatir akan terjadi bencana alam besar setelah badai dahsyat menghancurkan sebagian bangunan.

Gambar menunjukkan sebagian struktur runtuh setelah hujan lebat pada 30 Juli.

Piramida ini dibangun oleh nenek moyang Purepecha modern, suku haus darah yang pernah mengalahkan suku Aztec.

Seorang warga keturunan Purepecha, Tariakuiri Alvarez mengatakan, badai tersebut mungkin mengindikasikan akan terjadinya malapetaka, berdasarkan kepercayaan komunitas mereka.

Dia berkata: "Bagi nenek moyang kita, ini adalah pertanda buruk yang menunjukkan mendekatnya suatu peristiwa penting."

Sebelumnya, para arkeolog telah menemukan struktur Maya bawah tanah dan piramida tersembunyi di hutan tropis Meksiko. Penemuan ini merupakan salah satu penemuan paling penting dalam arkeologi Maya dalam beberapa dekade terakhir.

Penemuan ini penting karena memberikan wawasan baru tentang budaya dan masyarakat Maya. Para arkeolog berharap penelitian lebih lanjut akan mengungkapkan lebih banyak tentang sejarah Maya dan cara hidup mereka.

Para arkeolog menggunakan teknologi LIDAR (Light Detection and Ranging) untuk menemukan struktur-struktur tersebut. LIDAR adalah teknologi yang menggunakan laser untuk memetakan permukaan bumi.

Struktur-struktur tersebut terkubur di bawah hutan selama berabad-abad.

Para arkeolog percaya bahwa struktur-struktur tersebut ditinggalkan oleh orang Maya karena alasan yang tidak diketahui.

Penemuan ini akan membuka peluang baru untuk penelitian arkeologi di Semenanjung Yucatan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Timnas Iran Mendarat...
Timnas Iran Mendarat di Meksiko Jelang Piala Dunia 2026, Optimistis Lolos Fase Grup
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
DPD KAI Jawa Barat Torehkan...
DPD KAI Jawa Barat Torehkan Prestasi Nasional di Rakernas KAI 2026
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
Awkarin Mangkir dari...
Awkarin Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Ini Penjelasan Polisi
Berita Terkini
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
Infografis
4 Alasan Trump Bangun...
4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved