Spesifikasi Airbus A400M Atlas, Pesawat Langka Pilihan Prabowo

Jum'at, 02 Agustus 2024 - 07:01 WIB
loading...
Spesifikasi Airbus A400M...
Pesawat angkut kemiliteran Airbus A400M Atlas buatan Prancis. Foto/Plane Historia
A A A
JAKARTA - Pesawat angkut kemiliteran Airbus A400M Atlas hanya ada di 10 negara. Indonesia memiliki pesawat langka ini atas pilihan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto .

Melansir lamanresmi Kementerian Pertahanan RI, Kamis (1/8/2024) Airbus A400M Atlas menjadi aset nasional sejak November 2021 lalu. Perannya diprioritaskan untuk misi Bantuan Manusia dan Tanggap Bencana.

Pesawat pabrikan Prancis ini juga dipakai dalam misi-misi utama, seperti terjun payung dan transportasi kargo berat.Seri A400M Atlas yang dirilis pada Mei 2003 memang untuk memenuhi kebutuhan pesawat angkut dari tujuh negara Eropa, yakni, Belgia, Prancis, Inggris, Jerman, Luksemburg, Turki, dan Spanyol.

Burung besi ini memulai penerbangan pertamanya pada 11 Desember 2009 lalu. Pesawat produksi pertama kemudian dikirim mulai beroperasi pada 2014.

Baca Juga: Prabowo Borong 2 Pesawat Airbus A400M, Harganya Ditaksir Rp2,2 Triliun per Unit

Indonesia tercatat menjadi negara ke-10 di dunia dan ke-2 di Asia yang resmi membeli alutsista militer ini setelah Malaysia. Pilihan jatuh kepadaA400M karena mampu diandalkan untuk pengangkutan taktis dan pengiriman personel dan barang untuk pendaratan di berbagai medan.

Kabinnya dapat mengangkut barang-barang dan alat logistik yang berat dan berdimensi lebar. Ruang angkut maksimal pesawat inidapat menampung beban hingga 37 ton. Seri ini termasuk jenis airlifter besar pertama yang mampu mengangkut beban berat seperti truk bahan bakar berkapasitas 80 ton dan ekskavator.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Anak-anak di Prancis...
Anak-anak di Prancis Kecanduan Sosmed, Presiden Macron Ambil Langkah Ini
Mengapa F-15E Supercanggih...
Mengapa F-15E Supercanggih Gagal Lolos dari Radar Iran?
Satu Lagi Pesawat Tempur...
Satu Lagi Pesawat Tempur AS Ditembak Jatuh Iran, Ini Kecanggihan E-3 AWACS
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Rekomendasi
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Berita Terkini
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved