Hacker Korea Utara Membabi Buta Serang Pusat Data Militer AS dan Inggris

Sabtu, 27 Juli 2024 - 14:17 WIB
loading...
A A A
Direktur operasi Pusat Keamanan Siber Nasional (NCSC) Inggris, Paul Chichester, mengatakan: "Operasi siber global yang kami temukan menunjukkan sejauh mana 'pelaku' yang disponsori negara (Korea Utara) bersedia untuk memajukan militer mereka." dan program nuklir.

“Ancaman ini harus menjadi pengingat bagi operator infrastruktur penting akan pentingnya melindungi informasi sensitif dan kekayaan intelektual mereka.

“NCSC, bersama dengan mitranya di AS dan Korea Selatan, sangat mendorong lembaga-lembaga yang melindungi jaringan internet untuk mengikuti pedoman yang telah ditetapkan guna memastikan mereka memiliki perlindungan yang kuat terhadap aktivitas jahat.”

Kelompok peretas Andariel telah meluncurkan serangan 'penghancuran' yang menargetkan AS dan Korea Selatan yang melibatkan spionase dan ransomware pada saat yang bersamaan.

Pengungkapan ini terjadi ketika Departemen Luar Negeri AS menawarkan hadiah hingga USD10 juta kepada siapa pun yang memiliki informasi untuk membantunya memburu peretas jahat yang menargetkan Amerika atas nama pemerintah asing.

Washington kini aktif memburu individu bernama Rim Jong-hyok. Dia adalah warga Korea Utara yang memiliki hubungan dengan Andariel dan telah aktif sejak 2009.

Hadiah akan ditawarkan kepada siapa pun yang membantu mengidentifikasi atau melacak Jong-hyok atau pelaku lain yang diketahui menargetkan AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Rekomendasi
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved