Waspada Modus Penipuan! Ini Cara Membedakan Surat Tilang Asli dan Palsu di WhatsApp

Rabu, 10 Juli 2024 - 16:00 WIB
loading...
Waspada Modus Penipuan!...
Modus penipuan lewat surat tilang di WhatsApp penting dipahami. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Di era digital seperti sekarang, penipuan semakin marak terjadi, termasuk modus penipuan berkedok surat tilang yang dikirim melalui WhatsApp.

Modus ini memanfaatkan teknologi untuk menipu korban dengan mengirimkan surat tilang palsu yang terlihat meyakinkan. Namun, jangan khawatir, ada beberapa cara untuk membedakan surat tilang asli dan palsu.

Surat tilang resmi biasanya dikirim dari nomor resmi kepolisian. Ciri-ciri nomor resmi antara lain menggunakan kode wilayah yang sesuai dengan institusi resmi. Sebaliknya, penipu sering menggunakan nomor pribadi atau nomor yang tidak jelas asalnya. Jika Anda menerima surat tilang dari nomor yang
mencurigakan, ada baiknya menghubungi kantor polisi terdekat untuk konfirmasi.

Surat Tilang Asli vs. Surat Tilang Palsu: Kenali Perbedaannya

1. Format Pengiriman:

Asli: Surat tilang elektronik asli yang dikirimkan oleh kepolisian melalui WhatsApp biasanya berupa gambar (foto) atau PDF. Format ini lebih aman dan tidak mengandung risiko malware.

Palsu: Surat tilang palsu seringkali dikirim dalam format APK (Android Package Kit). File APK adalah format file instalasi aplikasi Android. Jika Anda menerima file APK yang diklaim sebagai surat tilang, jangan membukanya karena berpotensi mengandung malware.

2. Isi Surat Tilang

Asli: Surat tilang asli akan mencantumkan informasi lengkap mengenai pelanggaran lalu lintas yang dilakukan, seperti waktu, lokasi, jenis pelanggaran, dan pasal yang dilanggar. Surat tilang asli juga akan mencantumkan nomor registrasi kendaraan dan identitas pemilik kendaraan.

Palsu: Surat tilang palsu mungkin tidak mencantumkan informasi lengkap atau mencantumkan informasi yang tidak akurat. Surat tilang palsu juga mungkin menggunakan bahasa yang tidak resmi atau tidak sesuai dengan bahasa yang digunakan oleh kepolisian.

3. Tautan Pembayaran

Asli: Surat tilang asli akan mencantumkan tautan pembayaran resmi yang terhubung dengan bank yang ditunjuk oleh kepolisian. Tautan ini biasanya menggunakan protokol HTTPS yang aman.

Palsu: Surat tilang palsu mungkin mencantumkan tautan pembayaran palsu yang mengarahkan ke situs web phishing. Situs web phishing adalah situs web palsu yang dirancang untuk mencuri informasi pribadi Anda, seperti nomor kartu kredit atau kata sandi.

4. Nomor Pengirim:

Asli: Surat tilang asli akan dikirim dari nomor resmi kepolisian yang terdaftar. Anda dapat memeriksa keaslian nomor pengirim dengan menghubungi kantor polisi terdekat atau melalui situs web resmi kepolisian.

Palsu: Surat tilang palsu biasanya dikirim dari nomor yang tidak dikenal atau nomor palsu.

Tips Menghindari Penipuan Surat Tilang Palsu

1. Jangan membuka file APK yang diklaim sebagai surat tilang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
WhatsApp Kembangkan...
WhatsApp Kembangkan Fitur Pesan Selamat Datang Otomatis di Grup
Patut Dicontoh Indonesia,...
Patut Dicontoh Indonesia, Eropa Paksa Meta Bayar Karya Jurnalis yang Ditayangkan
Geger Layanan Berbayar...
Geger Layanan Berbayar WhatsApp Plus: Rp13 Ribu untuk Stiker dan Fitur Receh
Ngeri atau Canggih?...
Ngeri atau Canggih? Meta Rilis Fitur WhatsApp AI yang Bisa Balas Chat Keluarga Sendiri
Tiru Telegram, Anggota...
Tiru Telegram, Anggota Baru Grup WhatsApp bisa Lihat 100 Pesan Lama
10 Ucapan Sumpah Pemuda...
10 Ucapan Sumpah Pemuda untuk Dibagikan di Grup WhatsApp Keluarga dan Kantor
Nomor HP Said Iqbal...
Nomor HP Said Iqbal Disebar sebagai Adies Kadir: Itu Kan Teror
Instagram dan WhatsApp...
Instagram dan WhatsApp Arya Daru Sempat Aktif usai Meninggal, Padahal Polisi Bilang HP Hilang
Rekomendasi
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Anneth Delliecia Antusias...
Anneth Delliecia Antusias Meriahkan Konser Tehillim - The Heart of Worship
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved