Panas Tiba-tiba Hujan Melanda Korsel, KMA Ungkap Fenomena Alam Ini
Jum'at, 05 Juli 2024 - 16:15 WIB
loading...
Panas Tiba-tiba Hujan Melanda Korsel. FOTO/ DAILY
A
A
A
SEOUL - Hujan deras mengguyur Korea Selatan saat musim hujan musim panas dimulai. Fenomena alam disebabkan beberapa faktor cuaca yang tengah melanda wilayah Asia.
BACA JUGA- Cuaca Lagi Tidak Menentu, NASA Tunjukkan Foto-foto Mengerikan Ini
Hujan lebat, yang terutama terkonsentrasi di bagian selatan negara itu, bergerak ke daratan pada hari Minggu, membawa hujan ke sebagian besar wilayah, termasuk Seoul, menurut Administrasi Meteorologi Korea (KMA).
Seperti dilansir dari ANN, Jumat (5/7/2024), hujan diperkirakan akan berlanjut di provinsi Chungcheong Utara dan Selatan, wilayah selatan, dan Pulau Jeju hingga Selasa karena stagnasi hujan.
Hujan akan meluas ke wilayah pedalaman lainnya pada hari Rabu dan terkonsentrasi di wilayah tengah, provinsi Jeolla Utara dan Selatan, serta Gyeongsang Utara pada hari Kamis.
Hujan deras dan angin kencang menyebabkan pembatalan penerbangan, penutupan tujuh jalur di Hallasan, dan 32 rumah, toko, jalan, dan tempat parkir bawah tanah terendam di Pulau Jeju pada hari Minggu.
18 penerbangan ke dan dari Pulau Jeju dibatalkan di Bandara Internasional Jeju karena kondisi cuaca buruk, sementara sekitar 12 penerbangan lainnya ditunda.
BACA JUGA- Cuaca Lagi Tidak Menentu, NASA Tunjukkan Foto-foto Mengerikan Ini
Hujan lebat, yang terutama terkonsentrasi di bagian selatan negara itu, bergerak ke daratan pada hari Minggu, membawa hujan ke sebagian besar wilayah, termasuk Seoul, menurut Administrasi Meteorologi Korea (KMA).
Seperti dilansir dari ANN, Jumat (5/7/2024), hujan diperkirakan akan berlanjut di provinsi Chungcheong Utara dan Selatan, wilayah selatan, dan Pulau Jeju hingga Selasa karena stagnasi hujan.
Hujan akan meluas ke wilayah pedalaman lainnya pada hari Rabu dan terkonsentrasi di wilayah tengah, provinsi Jeolla Utara dan Selatan, serta Gyeongsang Utara pada hari Kamis.
Hujan deras dan angin kencang menyebabkan pembatalan penerbangan, penutupan tujuh jalur di Hallasan, dan 32 rumah, toko, jalan, dan tempat parkir bawah tanah terendam di Pulau Jeju pada hari Minggu.
18 penerbangan ke dan dari Pulau Jeju dibatalkan di Bandara Internasional Jeju karena kondisi cuaca buruk, sementara sekitar 12 penerbangan lainnya ditunda.
Lihat Juga :