Mengapa Oktober Tahun 1582 Hilang 10 Hari? Ini Jawaban Ilmiahnya

Senin, 01 Juli 2024 - 12:49 WIB
loading...
Mengapa Oktober Tahun...
Oktober Tahun 1582 Hilang 10 Hari?. FOTO/ IFL SCIENCE
A A A
LONDON - Hilangnya 10 hari di bulan Oktober tahun 1582 pada ponsel Anda bukan karena bug atau kesalahan, melainkan karena adanya perubahan kalender yang dilakukan pada masa itu.

BACA JUGA - Ilmuwan Klaim Temukan Cara Kerja Kalender Maya

Sebelumnya, sebagian besar Eropa menggunakan kalender Julian, yang diperkenalkan oleh Julius Caesar pada tahun 45 SM. Kalender ini memiliki sedikit ketidakakuratan, yaitu kelebihan 11 menit 14 detik per tahun. Hal ini menyebabkan kalender Julian tidak sinkron dengan pergerakan Matahari.

Pada tahun 1582, Paus Gregorius XIII memperkenalkan kalender Gregorian untuk memperbaiki ketidakakuratan tersebut. Kalender ini memiliki aturan penentuan tahun kabisat yang lebih presisi, sehingga selisihnya dengan pergerakan Matahari menjadi lebih kecil.

Agar peralihan ke kalender Gregorian berjalan mulus, 10 hari di bulan Oktober 1582 dihapus. Periode ini dikenal sebagai periode 10 hari yang hilang.

Jadi, orang-orang yang tidur pada tanggal 4 Oktober 1582, bangun pada tanggal 15 Oktober 1582. Kalender di ponsel Anda menunjukkan hal ini dengan tepat, dengan melompat dari tanggal 4 ke tanggal 15 Oktober.

Perubahan kalender ini merupakan peristiwa penting dalam sejarah, dan "hilangnya" 10 hari di bulan Oktober 1582 adalah pengingat akan upaya manusia untuk menyelaraskan waktu dengan pergerakan alam semesta.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Toyota Siap Terjun Langsung...
Toyota Siap Terjun Langsung ke Produksi Taksi Terbang Listrik
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Rekomendasi
Polri Ultimatum Pihak...
Polri Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan 3 Kasus Korupsi
Kasus Dugaan Kekerasan...
Kasus Dugaan Kekerasan ART Erin Wartia Naik Penyidikan, Rieke Diah Pitaloka Ikut Mengawal
Soroti Laga Argentina...
Soroti Laga Argentina vs Mesir, Zohran Mamdani: The Pharaohs Dirampok
Berita Terkini
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved