Kendalikan Emisi GRK demi Kelangsungan Hidup Manusia dan Bumi
Rabu, 29 Mei 2024 - 20:11 WIB
loading...
Pergelaran TOP CSR Awards 2024, Rabu, 29/05/2024, di Jakarta. FOTO/ DOK SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Di era modern ini, perusahaan memiliki peran krusial dalam mengendalikan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) untuk mendukung pembangunan nasional dan stimulasi ekonomi yang berkelanjutan.
BACA JUGA - Transformasi Digital Pendidikan Keagamaan, Kemenag Rilis EMIS 4.0
Perubahan iklim akibat emisi GRK yang tidak terkendali membawa dampak signifikan bagi kelangsungan hidup manusia dan planet bumi.
Dampak ini, seperti kekeringan, banjir, dan bencana alam lainnya, dapat mengganggu stabilitas ekonomi dan menghambat pembangunan nasional.
Perusahaan di Indonesia disarankan menerapkan inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) dan Environmental, Social, Governance (ESG) sehingga mendukung bisnis perusahaan pun tumbuh secara berkelanjutan.
“Caranya, pertama, melalui operasi bisnis yang tidak merusak lingkungan dan menggunakan sumber daya energi yang ramah lingkungan,” ujar Sigit Reliantoro, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, saat menyampaikan sambutan kunci pada acara puncak TOP CSR Awads 2024, di Jakarta, Rabu, 29/05/2024, mewakili Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.
“Kedua, menerapkan ESG dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.”
BACA JUGA - Transformasi Digital Pendidikan Keagamaan, Kemenag Rilis EMIS 4.0
Perubahan iklim akibat emisi GRK yang tidak terkendali membawa dampak signifikan bagi kelangsungan hidup manusia dan planet bumi.
Dampak ini, seperti kekeringan, banjir, dan bencana alam lainnya, dapat mengganggu stabilitas ekonomi dan menghambat pembangunan nasional.
Perusahaan di Indonesia disarankan menerapkan inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) dan Environmental, Social, Governance (ESG) sehingga mendukung bisnis perusahaan pun tumbuh secara berkelanjutan.
“Caranya, pertama, melalui operasi bisnis yang tidak merusak lingkungan dan menggunakan sumber daya energi yang ramah lingkungan,” ujar Sigit Reliantoro, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, saat menyampaikan sambutan kunci pada acara puncak TOP CSR Awads 2024, di Jakarta, Rabu, 29/05/2024, mewakili Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.
“Kedua, menerapkan ESG dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.”
Lihat Juga :