Tiga Benda Misterius yang Ditemukan di Piramida Giza
Jum'at, 24 Mei 2024 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Universitas Aberdeen, barang-barang tersebut kemudian disumbangkan ke museum universitas setelah kematian seorang pria bernama James Grant. Dokter ini konon berteman dengan Dixon dalam ekspedisi piramidanya. Tongkat kayu tersebut disumbangkan pada akhir tahun 1946.
Namun, tongkat kayu tersebut tidak diklasifikasikan dan tetap tidak ditemukan selama lebih dari 70 tahun hingga tahun 2019, ketika asisten kurator Abeer Elladany mencari benda tersebut di koleksi lain di universitas. Eldani adalah seorang arkeolog berpengalaman yang mengerjakan penggalian Mesir segera menyadari apa itu “potongan kayu kecil” yang kemudian dipecah menjadi “beberapa bagian”.
Baca Juga: Kapal Firaun Dibuat Tak Kalah Canggih dari Piramida Giza
Ketika Dixon pertama kali menemukan tiga benda tersebut, surat kabar Inggris The Graphic mengutip Universitas Aberdeen pada Desember 1872 yang mengatakan artefak itu mungkin seperti pemberat dan ukuran yang digunakan oleh para pembangun piramida. Kait untuk palu, batang dan perkakas lainnya.
“Posisi di mana barang-barang tersebut ditinggalkan menunjukkan bahwa barang-barang tersebut pasti ditinggalkan di sana selama konstruksi dan tahap awal konstruksi,” tulis laporan pada saat itu.
Namun Neil Curtis, direktur museum dan koleksi khusus universitas tersebut, mengatakan barang-barang tersebut berasal dari masa Kerajaan Baru, ketika para firaun menguburkan barang-barang antik untuk menekankan kesinambungan dengan masa lalu. Beberapa orang percaya barang-barang tersebut sengaja disimpan, seperti yang terjadi di Aberdeen.
Baca Juga: Misteri Ruang Tersembunyi dalam Piramida Giza Terungkap, Bikin Penasaran Ilmuwan
Namun, tongkat kayu tersebut tidak diklasifikasikan dan tetap tidak ditemukan selama lebih dari 70 tahun hingga tahun 2019, ketika asisten kurator Abeer Elladany mencari benda tersebut di koleksi lain di universitas. Eldani adalah seorang arkeolog berpengalaman yang mengerjakan penggalian Mesir segera menyadari apa itu “potongan kayu kecil” yang kemudian dipecah menjadi “beberapa bagian”.
Baca Juga: Kapal Firaun Dibuat Tak Kalah Canggih dari Piramida Giza
Masih Misterius
Ketika Dixon pertama kali menemukan tiga benda tersebut, surat kabar Inggris The Graphic mengutip Universitas Aberdeen pada Desember 1872 yang mengatakan artefak itu mungkin seperti pemberat dan ukuran yang digunakan oleh para pembangun piramida. Kait untuk palu, batang dan perkakas lainnya.
“Posisi di mana barang-barang tersebut ditinggalkan menunjukkan bahwa barang-barang tersebut pasti ditinggalkan di sana selama konstruksi dan tahap awal konstruksi,” tulis laporan pada saat itu.
Namun Neil Curtis, direktur museum dan koleksi khusus universitas tersebut, mengatakan barang-barang tersebut berasal dari masa Kerajaan Baru, ketika para firaun menguburkan barang-barang antik untuk menekankan kesinambungan dengan masa lalu. Beberapa orang percaya barang-barang tersebut sengaja disimpan, seperti yang terjadi di Aberdeen.
Baca Juga: Misteri Ruang Tersembunyi dalam Piramida Giza Terungkap, Bikin Penasaran Ilmuwan
Lihat Juga :