Malaysia Temukan Mutasi Baru Virus Corona yang Lebih Berbahaya

Kamis, 20 Agustus 2020 - 00:05 WIB
loading...
Malaysia Temukan Mutasi...
Virus Corona yang terus bermutasi. FOTO/ IST
A A A
KUALA LUMPUR - Mutasi baru virus corona ditemukan di Malaysia, yang dinamakan D614G. Hal tersebut dilaporkan langsung oleh pihak berwenang Negeri Jiran... (Baca: Polda Metro Jaya Gelar Bakti Sosial Serentak di Jadetabek)

Mutasi SARS-CoV-2 ini diprediksi lebih berbahaya, karena dapat menularkan penyakit 10 kali lebih cepat.(Baca juga; Dirawat di RS, Napi Ini Jadikan Ruang VIP untuk Produksi Ekstasi )

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia, Noor Hisham Abdullah, mengimbau, agar masyarakatnya lebih berhati-hati dengan mutasi virus ini.

Mengutip dari Channel News Asia, Rabu (19/8/2020), mutasi tersebut terdeteksi oleh Malaysian Institute for Medical Research, sebagai hasil dari uji isolasi dan kultur pada tiga kasus dari klaster Sivagangga, dan satu kasus dari klaster Ulu Tiram.

Saat ini, Hisham memastikan, kedua kluster di Malaysia itu sudah dalam kondisi terkendali, karena adanya tindakan kontrol kesehatan masyarakat yang cepat.

“Mutasi D614G ditemukan oleh para ilmuwan pada Juli lalu,” kata Hisham.

Artinya, kemungkinan besar vaksin virus corona yang telah dikembangkan oleh para ilmuwan hingga saat ini, tidak mempan terhadap mutasi virus baru tersebut.

Hisham pun mengingatkan kepada masyarakat untuk terus menerapkan tindakan pencegahan dan pengendalian kesehatan selama pandemi.

Protokol yang dimaksud antara lain menjaga jarak fisik, menjaga kebersihan diri, dan menggunakan masker saat bepergian.

“Diperlukan kerja sama antara publik dan Pemerintah Malaysia, agar bisa memutus rantai penularan Covid-19 dari segala jenis mutasi,” tandasnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Skandal Riset Palsu...
Skandal Riset Palsu Internasional, Mendiktisaintek Ungkap 4 Terduga Pelaku Lulusan UNY
Rekomendasi
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
Panglima Militer Israel:...
Panglima Militer Israel: Tentara yang Tewas di Gaza Jauh Lebih Banyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved