Cegah Hoaks, TikTok Labeli Konten AI
Jum'at, 10 Mei 2024 - 18:20 WIB
loading...
A
A
A
TikTok, yang dimiliki oleh ByteDance China memiliki 170 juta pengguna di Amerika Serikat, yang baru-baru ini mengeluarkan undang-undang yang mewajibkan divestasi TikTok atau menghadapi larangan. TikTok dan ByteDance telah menggugat untuk memblokir undang-undang tersebut, dengan alasan bahwa undang-undang tersebut melanggar Amandemen Pertama.
Baca Juga: Profil CEO TikTok Shou Zi Chew yang Larang Anaknya Bermain TikTok
TikTok sebelumnya sudah menerapkan label pada konten yang dihasilkan AI dalam aplikasi TikTok sendiri, namun kini TikTok akan menerapkan label AI pada konten yang dibuat menggunakan AI di luar aplikasi TikTok.
“Kami juga memiliki kebijakan yang melarang AI realistis yang tidak diberi label, jadi jika AI (konten yang dihasilkan) yang realistis muncul di platform, maka kami akan menghapusnya karena melanggar pedoman komunitas kami,” kata Adam Presser, kepala operasi dan keamanan di TikTok.
MG/Maulana Kusumadewa Iskandar
Baca Juga: Profil CEO TikTok Shou Zi Chew yang Larang Anaknya Bermain TikTok
TikTok sebelumnya sudah menerapkan label pada konten yang dihasilkan AI dalam aplikasi TikTok sendiri, namun kini TikTok akan menerapkan label AI pada konten yang dibuat menggunakan AI di luar aplikasi TikTok.
“Kami juga memiliki kebijakan yang melarang AI realistis yang tidak diberi label, jadi jika AI (konten yang dihasilkan) yang realistis muncul di platform, maka kami akan menghapusnya karena melanggar pedoman komunitas kami,” kata Adam Presser, kepala operasi dan keamanan di TikTok.
MG/Maulana Kusumadewa Iskandar
(msf)
Lihat Juga :