Laris Manis, Kursus Pemasaran di TikTok

Jum'at, 26 April 2024 - 18:30 WIB
loading...
A A A
"Kami mengajarkan orang-orang produk mana yang lebih laku, dan pasar mana yang lebih cocok untuk tahap mereka saat ini," kata Wang Yaxuan, instruktur lainnya di sekolah.

Guangdong memang dikenal sebagai pusat ribuan pabrik yang membuat berbagai macam produk, mulai dari abaya hingga suku cadang mesin espresso hingga wig dari rambut manusia.
Setelah beberapa dekade memproduksi barang untuk diekspor, perusahaan-perusahaan China kini mencari cara untuk menghilangkan perantara dan memasarkan diri dengan harga lebih rendah, langsung kepada konsumen luar negeri.

Shein, raksasa fashion cepat asal Tiongkok, telah berhasil menguasai pasar rendah di Barat dengan strategi ini, dengan TikTok menjadi salah satu aspek kunci dari jaringan penjualannya.

TikTok Shop diluncurkan di Amerika Serikat akhir tahun lalu, dan fitur e-commerce sebelumnya telah diperkenalkan di tempat-tempat seperti Britania Raya dan Asia Tenggara.
Dengan menggulir tab "Live" aplikasi yang sangat populer ini, pengguna dapat menemukan beberapa siaran langsung belanja dalam hitungan menit. Meski TikTok tidak tersedia di China, perusahaan induknya, Bytedance, mengoperasikan aplikasi saudara yang lebih ketat disensor, Douyin.

Baca Juga: Memaksimalkan Fitur TikTok Shop agar Mudah Diakses

Kesenjangan informasi


Qiu Zhouwen, peserta kursus berusia 30an, bekerja untuk perusahaan kosmetik di Guangzhou. Perusahaannya mendaftarkan ke kursus pemasaran digital karena mereka berharap akhirnya bisa menjual produk perawatan kulit melalui TikTok. "Informasi adalah bagian dari biaya (berbisnis) sekarang, dan jika tidak memiliki informasi yang sesuai dengan pasar, biaya Anda akan sangat tinggi," kata Qiu.

Wang, instruktur Mede, mengatakan para penjual dari China seringkali menghadapi kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan selera konsumen yang berbeda di luar negeri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
China Siapkan Kerangka...
China Siapkan Kerangka Hukum untuk Mengatur Kecerdasan Buatan
AS dan China Berlomba...
AS dan China Berlomba Bangun Pusat Data AI di Luar Angkasa
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Rekomendasi
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved