Satelit Rusia Nyaris Tabrak Satelit NASA

Jum'at, 12 April 2024 - 08:05 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Hanya Berjarak 14 Meter, Laboratorium Luar Angkasa China Nyaris Ditabrak Puing Satelit Rusia

NASA berencana untuk berinvestasi lebih banyak dalam deteksi, pelacakan, dan penghindaran tabrakan untuk mencegah bencana tabrakan. Mereka mengatakan akan mulai di orbit Bumi, kemudian beralih ke pelacakan objek di sekitar Bulan dan lebih jauh.

Badan antariksa tersebut juga memperingatkan bahwa gagal menjaga kebersihan ruang angkasa dapat merusak astronomi. Banyak teleskop sekarang bermasalah dengan goresan pada gambar mereka di mana satelit telah melintasi bidang pandang mereka.

"Masalah ini sangat besar. Kita bahkan tidak bisa sepakat tentang berapa banyak puing yang ada di orbit karena kita memiliki begitu banyak model di luar sana. Ruang angkasa itu sibuk. Kita telah mempersulit diri kita sendiri dan karenanya NASA sedang mencari cara untuk memastikan kita melakukan hal yang benar,” kata Melroy.

Beberapa perusahaan, termasuk Airbus, Astroscale, dan ClearSpace, sedang mengerjakan pesawat ruang angkasa yang dapat menangkap satelit mati dan membawanya kembali ke Bumi. Uji coba pertama dari teknologi tersebut diperkirakan akan dilakukan dalam dua tahun mendatang.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Rekomendasi
PKS Ajak Gema Keadilan...
PKS Ajak Gema Keadilan Jadi Inkubator Pemimpin Muda
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Bring Back My Heart...
Bring Back My Heart Jadi Pilihan Microdrama Romantis yang Seru di V+Short
Berita Terkini
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved