Dituding Kurang Responsif Soal Tindakan Pemerasan dan Kekerasan oleh Pengemudinya, Begini Pembelaan Grab Indonesia
Kamis, 28 Maret 2024 - 15:28 WIB
loading...
A
A
A
Dampaknya, korban mengalami luka memar di lutut, tangan, benjol, dan bibir lecet. Hanya saja, HP diambil oleh driver (penculik).
@antum_bit menyesalkan lambatnya respon dari Grab Indonesia, termasuk klaim dari Customer Service Grab bahwa HP korban hanya tertinggal di mobil terlepas sudah disebutkan mengalami perampasan.
Alhasil, warganet yang mencak-mencak segera menggeruduk akun @GrabID dan memeprtanyakan reaksi mereka terhadap kejadian yang sangat serius ini.
“Dalam kasus yang begitu memprihatinkan, selain penanganan prosedural secara hukum, menjadi prioritas kami untuk mendahulukan permohonan maaf kami secara tatap muka dan pribadi ke penumpang yang bersangkutan,” tulis akun @GrabID.
Menurut mereka, korban sudah bertemu dengan tim manajemen senior Grab Indonesia di Polda Metro Jaya.
Pertemuan ini juga merupakan langkah Grab dalam mengawal proses hukum yang telah dimulai terhadap terlapor, di pihak kepolisian sebagai pihak berwenang.
“Saat ini kasus yang dialami penumpang menjadi fokus tunggal seluruh jajaran manajemen tertinggi Grab, dan semua personil terkait. Sementara investigasi internal berjalan, kami telah dan akan mengambil langkah-langkah perubahan di sistem layanan konsumen kami (Grab Support) sebagai berikut untuk memastikan kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” tulis mereka.
@antum_bit menyesalkan lambatnya respon dari Grab Indonesia, termasuk klaim dari Customer Service Grab bahwa HP korban hanya tertinggal di mobil terlepas sudah disebutkan mengalami perampasan.
Alhasil, warganet yang mencak-mencak segera menggeruduk akun @GrabID dan memeprtanyakan reaksi mereka terhadap kejadian yang sangat serius ini.
Jawaban Grab Indonesia
Grab Indonesia menyatakan sudah melakukan berbagai langkah tindakan, termasuk menghubungi korban dan terduga pelaku ketika menerima laporan pada Senin, 25 Maret 2024 pukul 22.04 WIB.“Dalam kasus yang begitu memprihatinkan, selain penanganan prosedural secara hukum, menjadi prioritas kami untuk mendahulukan permohonan maaf kami secara tatap muka dan pribadi ke penumpang yang bersangkutan,” tulis akun @GrabID.
Menurut mereka, korban sudah bertemu dengan tim manajemen senior Grab Indonesia di Polda Metro Jaya.
Pertemuan ini juga merupakan langkah Grab dalam mengawal proses hukum yang telah dimulai terhadap terlapor, di pihak kepolisian sebagai pihak berwenang.
“Saat ini kasus yang dialami penumpang menjadi fokus tunggal seluruh jajaran manajemen tertinggi Grab, dan semua personil terkait. Sementara investigasi internal berjalan, kami telah dan akan mengambil langkah-langkah perubahan di sistem layanan konsumen kami (Grab Support) sebagai berikut untuk memastikan kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” tulis mereka.
Lihat Juga :