5 Langkah LG untuk Mengatasi Masalah Food Waste di Indonesia

Selasa, 12 Maret 2024 - 19:00 WIB
loading...
5 Langkah LG untuk Mengatasi Masalah Food Waste di Indonesia
Jumlah food waste di Indonesia menempati peringkat kedua di dunia dengan 20,93 juta ton per tahun. Foto: LG
A A A
JAKARTA - Lewat kampanye “Better life for all”, PT. LG Electronics Indonesia (LG) berupaya untuk fokus pada isu food waste atau makanan yang terbuang dan menjadi sampah serta kerawanan pangan (food insecurity). Targetnya, adalah generasi muda.

President of PT. LG Electronics Indonesia Lee Taejin percaya, inovasi dapat mengatasi masalah-masalah sosial yang krusial, termasuk food waste dan kerawanan pangan.

Tapi, kenapa harus food waste? Menurut Lee, jumlah food waste di Indonesia menempati peringkat kedua di dunia dengan 20,93 juta ton per tahun.

Tanpa disadari, hal ini menyebabkan kerugian ekonomi sekitar Rp213-Rp551 triliun tahun. Apalagi, berada pada peringkat ke-77 dari 125 negara dalam Global Hunger Index 2023, Indonesia masih dikatakan memiliki permasalahan serius dalam bidang kerawanan pangan.

Nah, berikut adalah cara LG untuk mengatasi masalah food waste di Indonesia:

1. Kolaborasi dengan Universitas Prasetiya Mulya

LG berkolaborasi dengan lembaga nirlaba serta Universitas Prasetiya Mulya yang jadi perwakilan institusi pendidikan. Kampanye ini akan berlangsung dari Maret-Mei 2024.

2. Chef Devina Hermawan

Untuk meningkatkan kesadaran food waste, LG menggandeng chef Devina Hermawan untuk menciptakan Better Life Recipe yang menekankan proses meminimalisir terjadinya makanan terbuang.

Di dorong pula lewat layanan social media #MasakPintarLG, mendorong peserta membagikan hidangan Ramadan favoritnya ke sesama, sehingga tak ada sisa makanan.

3. Better Life Festival

Ini merupakan sesi lokakarya 2 hari di Chillax Sudirman pada 19-20 April 2024. Workshop ini mengajak generasi muda lebih peduli tentang food waste dan gaya hidup berkelanjutan.


4. FoodCycle

FoodCycle Indonesia menjadi organisasi nirlaba yang didedikasikan memerangi food waste dan kelaparan. Mendukung sisi operasional, LG akan memaksimalkan kekuatan logistik dan sumber daya perusahaan, dengan dukungan jaringan FoodCycle, untuk memastikan distribusi makanan berlansung baik dan tepat sasaran.

"Sepertiga makanan yang diproduksi untuk konsumsi manusia tak termakan," ujar Herman Andryanto, Co-Founder of FoodCycleIndonesia.
(dan)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1559 seconds (0.1#10.140)