Kehebatan Groza, Senjata Baru Rusia Penakluk Drone Kamikaze FPV NATO

Jum'at, 08 Maret 2024 - 16:00 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Spesifikasi SPYDER, Pembasmi Drone Israel

Karena Groza.04.K cukup portabel untuk dibawa-bawa dalam kendaraan atau dengan berjalan kaki, menargetkannya sebelum terlibat dalam serangan drone FPV seharusnya lebih sulit. Konsumsi daya Groza.04.K tidak diketahui. Di medan perang, bahkan jammer militer terbaik dapat menjadi panas berlebihan, dan akan memerlukan baterai untuk operasi bergerak. Jika sistem baru ini dapat disambungkan ke sumber daya listrik yang kontinu, kemampuannya untuk beroperasi sepanjang waktu akan meningkat.

Masalah lain yang mungkin adalah besarnya ruang pertempuran Ukraina, yang secara alami berarti bahwa semakin banyak jumlah dan jangkauan jammer yang tersedia, semakin baik.

Reputasi Pencipta Groza.04.K


Groza.04.K dirancang oleh Kvant. Organisasi ini didirikan pada 1958 dan memiliki reputasi sebagai salah satu pencipta dan produsen utama Rusia dalam sistem rekognisi elektronik dan sistem penekan elektronik berbasis darat. Kvant telah mengembangkan lebih dari 30 jenis peralatan militer khusus, termasuk modul pengacauan mobile multifungsi 1L269 dan sistem perang elektronik radio mobile 1L267 Moskva-1.

Selama periode Soviet, bersamaan dengan produksi peralatan perang elektronik, Kvant menciptakan berbagai produk sipil berbasis teknologi tinggi, termasuk televisi dan penerima radio. Mengingat penggunaan drone FPV teknologi kuno abad ke-20 ini, tentu insinyur perusahaan tersebut mampu memanfaatkan pengetahuan mereka yang luas di bidang tersebut untuk menciptakan alat pengacau UAV FPV baru.

Kvant adalah bagian dari keluarga besar perusahaan radio-elektronika militer Rusia, dengan perusahaan induknya, KRET. Perusahaan ini mengembangkan jammer darat jarak jauh dan radar, sistem pengacauan kecil yang dapat dipasang pada pesawat tempur Su-34 dan helikopter Ka-52, dan sistem EW untuk rudal jelajah seperti Kh-101 dan Kh-102.

Pada tahun 2018, setelah AS, Inggris, dan Prancis meluncurkan agresi udara terhadap Suriah, insinyur KRET berhasil mendapatkan rudal jelajah Tomahawk yang tidak meledak, menganalisanya untuk membantu mengembangkan sistem perang elektronik baru.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Rekomendasi
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved