Unik, Ilmuwan Temukan Burung Kicau Separuh Jantan dan Separuh Betina

Jum'at, 08 Maret 2024 - 15:09 WIB
loading...
A A A
Burung itu menampilkan pola yang berlawanan, dengan bulu betina di sisi kanan dan bulu jantan di sisi kiri. Belum jelas bagaimana kondisi ini terjadi, tetapi salah satu teori menyatakan bahwa hal itu terjadi akibat kesalahan selama produksi sel telur pada burung betina. Burung betina memiliki dua kromosom seks yang berbeda, ditunjuk sebagai W dan Z, sedangkan burung jantan memiliki dua kromosom Z. Kesalahan selama produksi sel telur bisa menghasilkan dua sel yang menyatu atau tidak terpisah sepenuhnya, satu dengan kromosom W dan satu dengan kromosom Z.

Jika sel-sel yang menyatu itu dibuahi oleh dua sperma yang berbeda, masing-masing membawa kromosom Z, hasilnya mungkin adalah burung dengan kromosom WZ dari burung betina di beberapa sel dan kromosom ZZ dari burung jantan di sel lainnya. "Jadi Anda mendapatkan burung yang separuh betina dan separuh jantan," kata Dr. Spencer.

John Murillo, seorang ornitolog amatir yang memiliki sebuah peternakan kecil dan cagar alam di Kolombia, pertama kali melihat burung madu gineandromorfik pada Oktober 2021. Burung itu menjadi pengunjung tetap di tempat pemberian makan burung peternakan, yang diisi dengan buah segar dan air gula. Ketika Dr. Spencer dan tur pengamat burungnya tiba di peternakan itu lebih dari setahun kemudian, Mr. Murillo menunjukkan burung yang tidak biasa itu dan berbagi beberapa foto yang telah dia ambil.

"Ini adalah foto terbaik dari burung gineandromorfik liar yang pernah saya lihat. Dunia perlu melihat ini," kata Dr. Spencer.

Baca Juga: Burung Beo Super Langka Menetas di Kebun Binatang Inggris
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gurita Biru Kehijauan...
Gurita Biru Kehijauan Langka Ditemukan di Dasar Laut Galapagos
Terungkap Kebiasaan...
Terungkap Kebiasaan Burung Galapagos Melakukan Perjalanan Sejauh 3.000 Mil
Kura-kura Galapagos...
Kura-kura Galapagos Tertua Mati pada Usia 141 Tahun
Spesies Kodok Langka...
Spesies Kodok Langka Ditemukan Bisa Melahirkan Lebih dari 100 Bayi
Spesies Baru Laba-laba...
Spesies Baru Laba-laba dengan Jenis Kelamin Ganda Ditemukan
Fenomena Langit Misterius:...
Fenomena Langit Misterius: Garis-garis Api Menggemparkan India
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Berburu Senja dan Primata...
Berburu Senja dan Primata Mungil Menggemaskan di Bukit Peramun Belitung
Rekomendasi
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan, Ini Respons Polda Metro Jaya
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Berita Terkini
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved