Eropa Siap Beri Sanksi Berat TikTok, Dianggap Melanggar Privasi Anak

Minggu, 25 Februari 2024 - 08:25 WIB
loading...
Eropa Siap Beri Sanksi...
Eropa Siap Beri Sanksi Berat TikTok. FOTO/ DAILY
A A A
BERLIN - Uni Eropa akan menyelidiki apakah TikTok, platform digital milik perusahaan ByteDance, melanggar aturan mengenai konten daring untuk melindungi anak-anak dan menjaga transparansi iklan. Jika terbukti melanggar, TikTok terancam denda yang cukup besar.

BACA JUGA - TikTok: TikTok Cash Tidak Terafiliasi dengan Kami!

Kepala Industri Uni Eropa Thierry Breton menjelaskan bahwa ia mengambil keputusan tersebut setelah menganalisis laporan penilaian risiko TikTok dan respons mereka terhadap permintaan informasi.

“Hari ini kami membuka investigasi terhadap TikTok atas dugaan pelanggaran transparansi dan kewajiban untuk melindungi anak di bawah umur: desain yang adiktif dan pembatasan waktu penggunaan aplikasi, efek ‘rabbit hole’, verifikasi usia, pengaturan awal privasi,” kata Breton dalam sebuah postingan di akun media sosial X.

Efek “rabbit hole”, atau lubang kelinci, mengacu pada situasi di mana pengguna aplikasi akan terjebak dan mempercayai konten dan informasi yang direkomendasikan oleh media sosial.

Digital Services Act (DSA), alias Undang-undang Layanan Digital Uni Eropa, yang berlaku untuk semua platform digital sejak 17 Februari lalu, mengharuskan raksasa platform digital dan mesin pencari untuk bertidak lebih banyak dalam mengatasi isu konten daring yang ilegal dan risikonya terhadap keamanan publik.

Pemilik TikTok, ByteDance, yang berbasis di China, dapat dikenai denda hingga enam persen dari omset globalnya jika TikTok terbukti bersalah melanggar aturan DSA.

TikTok sendiri mengatakan akan terus bekerja sama dengan para pakar dan industri platform digital untuk menjaga keamanan anak-anak muda di aplikasinya dan berencana untuk menjelaskan upaya ini secara rinci kepada Komisi Eropa.

“TikTok menjadi pelopor fitur dan pengaturan yang melindungi remaja dan mencegah anak di bawah 13 tahun menggunakan platform ini—isu-isu tersebut dihadapi seluruh industri," kata juru bicara TikTok.

Komisi Eropa juga akan menyelidiki apakah TikTok telah menerapkan langkah-langkah yang tepat dan sesuai untuk menjamin tingkat privasi, keselamatan, dan keamanan yang tinggi bagi anak-anak di bawah umur.

Selain masalah perlindungan anak di bawah umur, Komisi Eropa juga akan melihat apakah TikTok menyediakan basis data terpercaya dalam hal pemasangan iklan di platformnya, sehingga para peneliti dapat mengkaji potensi risiko daringnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
China Siapkan Kerangka...
China Siapkan Kerangka Hukum untuk Mengatur Kecerdasan Buatan
AS dan China Berlomba...
AS dan China Berlomba Bangun Pusat Data AI di Luar Angkasa
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Rekomendasi
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Belgia vs Mesir Imbang...
Belgia vs Mesir Imbang 1-1 di Piala Dunia 2026, Mo Salah Moncer
Berita Terkini
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Infografis
Alasan Eropa Tak Siap...
Alasan Eropa Tak Siap Perang Jangka Panjang Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved