9 Terowongan Bawah Laut Terpanjang di Dunia, Nomor 1 Ternyata di Asia

Jum'at, 23 Februari 2024 - 07:29 WIB
loading...
9 Terowongan Bawah Laut...
Banyak terowongan bawah laut telah dibangun di seluruh dunia, menjadi jaringan vital dalam infrastruktur regional. (Foto: Wikimedia Commons)
A A A
JAKARTA - Transportasi menjadi kebutuhan utama umat manusia yang membutuhkan tak hanya kendaraan, namun juga infrastruktur memadai seperti jalan, jembatan hingga terowongan. Seiring dengan kemajuan teknologi hadir berbagai terobosan baru seperti terowongan bawah laut yang mampu menghubungkan satu titik daratan dengan titik lainnya yang terpisah perairan.

Awalnya terowongan hanya digunakan untuk menembus gunung dan perbukitan guna dilewati kendaraan dan kereta api, namun belakangan telah hadir terowongan-terowongan bawah laut yang menggantikan peran kapal laut.

Banyak terowongan bawah laut telah dibangun di seluruh dunia, menjadi jaringan vital dalam infrastruktur regional. Tak hanya di Eropa tapi juga di Asia. Dilansir dari Interesting Engineering, Jumat (23/2/2024), berikut terowongan-terowongan bawah laut terpanjang di dunia sebagai bukti kecerdasan umat manusia membangun peradaban dunia.

Baca Juga: Banjir di Terowongan Bawah Laut Mulai Surut, Kereta Eurostar Kembali Beroperasi

1. Terowongan Seikan

9 Terowongan Bawah Laut Terpanjang di Dunia, Nomor 1 Ternyata di Asia


Terowongan Seikan menghubungkan Pulau Honshu dan Hokkaido di Jepang. Terowongan ini adalah terowongan rel bawah laut terpanjang di dunia. Asal usulnya dapat ditelusuri kembali ke tahun 1954, ketika feri masih menjadi transportasi utama antara Honshu dan Hokkaido. Namun semua berakhir ketika badai topan menewaskan 1.430 jiwa di Selat Tsugaru pada tahun 1954. Para insinyur lantas mencari jalur yang lebih aman. Mengingat cuaca yang tidak bersahabat, membangun terowongan bawah laut menjadi pilihan rasional ketimbang jembatan untuk menghubungkan pulau-pulau tersebut.

Terowongan Seikan selesai dibangun pada tahun 1988, membentang sejauh 53,85 kilometer dan sekitar 240 meter di bawah permukaan laut. Terowongan ini mencakup dua stasiun: Tappi Kaitei di Pulau Honshu dan Yoshioka Kaitei di Pulau Hokkaido. Stasiun-stasiun ini adalah stasiun kereta api pertama yang dibangun di bawah laut dan berfungsi sebagai titik evakuasi darurat dalam kasus bencana. Saat ini, Terowongan Seikan utamanya digunakan untuk kereta barang, menjadikannya sebagai pusat penting untuk mengangkut barang pertanian melalui kereta barang.

2. Terowongan Channel

9 Terowongan Bawah Laut Terpanjang di Dunia, Nomor 1 Ternyata di Asia


Terowongan Channel membentang 50,49 kilometer menghubungkan Folkestone, Inggris, dengan Coquelles, Prancis, di bawah Selat Inggris di Selat Dover. Inggris dan Prancis sepakat membuat Terowongan Channel pada tahun 1986, memilih terowongan rel daripada jembatan panjang atau kombinasi jalan dan rel untuk menghubungkan kedua negara tersebut.

Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher waktu itu awalnya ingin memiliki terowongan jalan daripada layanan kereta api, namun karena dianggap terlalu berbahaya, akhirnya setuju dengan terowongan rel.

Konstruksi dimulai di kedua sisi Selat Dover pada tahun 1987–88, selesai pada tahun 1991, dan resmi dibuka pada 6 Mei 1994. Saat ini, terowongan ini mengangkut lebih dari 10 juta penumpang setiap tahunnya dan lebih dari 1,6 juta truk dalam layanan penyeberangan kereta api. Desain Terowongan Channel mencakup dua terowongan rel jalur tunggal dan satu terowongan layanan, memfasilitasi lalu lintas dua arah.

3. Tokyo Bay Aqua-Line

9 Terowongan Bawah Laut Terpanjang di Dunia, Nomor 1 Ternyata di Asia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Siap Bangun Kapal...
Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
Jepang Menggunakan Monster...
Jepang Menggunakan Monster Serigala untuk Menghalau Beruang
Populasi Menyusut 15...
Populasi Menyusut 15 Juta Jiwa, Bertahan Hidupnya Industri Jepang Kini Bergantung Pada Robot
TV Panasonic Hilang...
TV Panasonic Hilang dari Pasaran, Jepang Kembali Kehilangan Ikon Elektronik
Virus Raksasa Ditemukan...
Virus Raksasa Ditemukan di Kolam Jepang Berikan Petunjuk Misterius
Jepang Luncurkan Mesin...
Jepang Luncurkan Mesin Cuci Manusia dan Siap Dijual Bebas
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Rekomendasi
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas,...
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas, Irjen Pol Agus Suryonugroho Sampaikan Pesan Ini ke Penerusnya
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
9 Negara Asia Lolos...
9 Negara Asia Lolos Piala Dunia U-17 2025, Indonesia Wakil ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved