Tampilkan Seni Cadas Raksasa, Jejak Umat Nabi Hud Ditemukan di Amazon
Selasa, 20 Februari 2024 - 22:04 WIB
loading...
Diduga jejak Umat Nabi Hud ditemukan di Amazon. FOTO/ IFL SCIENCE
A
A
A
LIMA - Keberadaan Kaum Ad umat Nabi Hud yang digambarkan bertubuh tinggi besar alias raksasa hingga kini masih menjadi misteri.
BACA JUGA - Sejarah Lengkap Kaum Ad Bangsa Raksasa yang Dipercaya Pembuat Piramida
Penemuan seni cadas yang menggambarkan raksasa Zaman Es di sebuah gua di Amazon Kolumbia memberikan bukti baru tentang keberadaan manusia di wilayah tersebut jauh lebih awal daripada yang diperkirakan sebelumnya.
Para arkeolog memperkirakan seni cadas tersebut berusia 12.600 tahun, menunjukkan bahwa manusia telah mendiami hutan hujan Amazon jauh lebih lama daripada perkiraan sebelumnya, yang umumnya berkisar antara 11.000 hingga 8.000 tahun lalu.
“’Penggalian kami baru-baru ini membantu mengisi kesenjangan ini, tidak hanya memperkirakan kedatangan mereka jauh lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya, namun juga memberikan wawasan baru tentang kehidupan dan lintasan sejarah mereka .” tutur jelas penulis studi Mark Robinson dalam sebuah pernyataan seperti dilansir IFL Science, Selasa (20/2/2024).
Pertama kali ditemukan oleh Robinson dan timnya selama penelitian lapangan yang dilakukan pada tahun 2017 dan 2018, kedua tempat perlindungan batu tersebut merupakan bagian dari serangkaian pemukiman di wilayah Serranía La Lindosa, di tepi Amazon.
Di sinilah para peneliti menemukan salah satu koleksi seni cadas prasejarah terbesar di dunia, yang mencakup hamparan permukaan batu sepanjang 13 kilometer (8 mil).
BACA JUGA - Sejarah Lengkap Kaum Ad Bangsa Raksasa yang Dipercaya Pembuat Piramida
Penemuan seni cadas yang menggambarkan raksasa Zaman Es di sebuah gua di Amazon Kolumbia memberikan bukti baru tentang keberadaan manusia di wilayah tersebut jauh lebih awal daripada yang diperkirakan sebelumnya.
Para arkeolog memperkirakan seni cadas tersebut berusia 12.600 tahun, menunjukkan bahwa manusia telah mendiami hutan hujan Amazon jauh lebih lama daripada perkiraan sebelumnya, yang umumnya berkisar antara 11.000 hingga 8.000 tahun lalu.
“’Penggalian kami baru-baru ini membantu mengisi kesenjangan ini, tidak hanya memperkirakan kedatangan mereka jauh lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya, namun juga memberikan wawasan baru tentang kehidupan dan lintasan sejarah mereka .” tutur jelas penulis studi Mark Robinson dalam sebuah pernyataan seperti dilansir IFL Science, Selasa (20/2/2024).
Pertama kali ditemukan oleh Robinson dan timnya selama penelitian lapangan yang dilakukan pada tahun 2017 dan 2018, kedua tempat perlindungan batu tersebut merupakan bagian dari serangkaian pemukiman di wilayah Serranía La Lindosa, di tepi Amazon.
Di sinilah para peneliti menemukan salah satu koleksi seni cadas prasejarah terbesar di dunia, yang mencakup hamparan permukaan batu sepanjang 13 kilometer (8 mil).
Lihat Juga :