Samsung Tergelincir: Laba Anjlok 85%, Berharap AI Generatif dan Galaxy S24 Jadi Penyelamat
Senin, 19 Februari 2024 - 09:54 WIB
loading...
Samsung berharap AI Generatif bisa membuat konsumen tertarik untuk membeli Galaxy S24 Series. Foto: Samsung Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Samsung ternyata belum menunjukkan pemulihan dari penurunan tajam laba perusahaan yang dialami pada 2022. Dalam laporan pendapatan terbarunya, perusahaan Korea tersebut melaporkan pendapatan tahunan sebesar KRW 258,94 triliun (USD194 miliar), sementara laba operasional sebesar KRW 6,57 triliun (USD4,9 miliar) untuk tahun fiskal 2023.
Angka-angka ini jauh lebih kecil dibanding tahun fiskal sebelumnya, terutama laba operasional. Sebab, Samsung membukukan laba operasional sebesar KRW 43,38 triliun (USD35 miliar) untuk 2022, yang pada saat itu telah mengalami penurunan USD6,9 miliar dari tahun sebelumnya.
Mengapa ini terjadi? Salah satunya, karena lemahnya permintaan chip dan smartphone mereka.
Menurut The Wall Street Journal , angka-angka ini mewakili pendapatan terlemah Samsung dalam satu dekade lebih.
Samsung mengatakan bisnis memori menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Namun, itu tidak cukup untuk mencegah terjadinya kerugian operasional KRW 2,18 triliun (USD1,63 miliar) pada kuartal keempat 2023.
Angka-angka ini jauh lebih kecil dibanding tahun fiskal sebelumnya, terutama laba operasional. Sebab, Samsung membukukan laba operasional sebesar KRW 43,38 triliun (USD35 miliar) untuk 2022, yang pada saat itu telah mengalami penurunan USD6,9 miliar dari tahun sebelumnya.
Mengapa ini terjadi? Salah satunya, karena lemahnya permintaan chip dan smartphone mereka.
Menurut The Wall Street Journal , angka-angka ini mewakili pendapatan terlemah Samsung dalam satu dekade lebih.
Samsung mengatakan bisnis memori menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Namun, itu tidak cukup untuk mencegah terjadinya kerugian operasional KRW 2,18 triliun (USD1,63 miliar) pada kuartal keempat 2023.
Lihat Juga :