Aplikasi Sirekap Sangat Buruk, Ini Analisa Pakar IT

Jum'at, 16 Februari 2024 - 16:26 WIB
loading...
Aplikasi Sirekap Sangat...
Aplikasi Sirekap Komisi Pemilihan Umum menjadi bulan-bulanan publik. (Foto: SINDOnews)
A A A
JAKARTA - Aplikasi Sirekap Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi bulan-bulanan publik, lantaran banyak membuat kesalahan konyol seperti salah hitung. Padahal, aplikasi ini sejak awal dibuat untuk membantu rekapitulasi suara secara real count.

Pakar IT Alfons Tanujaya berpendapat, masalah salah hitung yang banyak terjadi di aplikasi Sirekap bisa terjadi karena dua hal. Yaitu, sistem aplikasi error atau human error.

"Error OCR itu biasa saja, tidak ada OCR yang sempurna. Penyebabnya banyak. Dari kualitas foto yang berbeda-beda sehingga salah dibaca OCR sampai human error ketika verifikasi ulang," kata Alfons saat dihubungi, Jumat (16/2/2024).

Alfons menambahkan, meski masalah itu wajar, namun seharusnya KPU mengantisipasi kemungkinan masalah sejak jauh-jauh hari. Ia menyebut harusnya KPU juga mampu membuat sistem yang lebih kuat dan cerdas.

Baca Juga: Bawaslu Nyatakan Sirekap Tak Dapat Digunakan Secara Optimal

"Harusnya pihak pembuat aplikasi bisa membuat aplikasinya lebih cerdas dan melakukan perhitungan simpel dan logis sehingga bisa mengantisipasi kesalahan yang simpel tapi konyol seperti suara salah satu Paslon tahu-tahu bisa melebihi suara total suara," ujarnya.

Lebih lanjut Alfons juga menyarankan KPU menyempurnakan sistem dari Sirekap mengingat keamanannya yang sangat lemah. Atau jika perlu membuat aplikasi baru yang lebih cerdas.

Baca Juga: KPU: 2.325 TPS Salah Input Data di Sirekap

"Harus disempurnakan dan masih sangat lemah kontrol dan kehandalannya. Harusnya ada pengecekan logic simpel dan kalau perlu memang mampu buat lebih cerdas lagi, suara per TPS dikroscek dengan database KPU sehingga totalnya tidak bisa melampaui total suara yang disediakan per TPS," tuturnya.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemilu 2024 Dongkrak...
Pemilu 2024 Dongkrak Trafik Data Telkomsel Naik 8,4 Persen, Akses Video dan Medsos Terbanyak!
Cyberity Temukan Server...
Cyberity Temukan Server Cloud yang Dipakai Sirekap Berada di China dan Singapura
Polemik Sirekap: Data...
Polemik Sirekap: Data Pemilu di Cloud Milik Alibaba, Amankah?
Anomali Penghitungan...
Anomali Penghitungan Suara Pemilu 2024: Diduga Server Cloud Sirekap Ada di China
Diduga Banyak Kecurangan,...
Diduga Banyak Kecurangan, Aplikasi Sirekap Mendapat Rating Buruk 1,9 di Google Play
Foto Kocak Komeng Curi...
Foto Kocak Komeng Curi Perhatian di Bilik Suara, Warganet: Untuk Indonesia Lebih Spontan!
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
KPU Ingatkan PPP Tetap...
KPU Ingatkan PPP Tetap Mengacu UU Pemilu dan Parpol saat Daftar Peserta Pemilu
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Akan Gugat KPU terkait Ijazah Jokowi
Rekomendasi
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Berita Terkini
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved