Arkeolog Klaim Temukan Reruntuhan Piramida Raksasa di Dasar Laut Baltik
Selasa, 13 Februari 2024 - 13:52 WIB
loading...
Reruntuhan Piramida Raksasa di Dasar Laut Baltik. FOTO/ IFL SCIENCE
A
A
A
LONDON - Sekelompok Arkeolog menemukan reruntuhan struktur raksasa yang terendam di Laut Baltik. Struktur ini diperkirakan berusia sekitar 10.000 tahun, membuatnya jauh lebih tua dari Piramida Giza di Mesir.
BACA JUGA - Studi Terbaru, Gunung Padang Diyakini Piramida Tertua di Dunia
Penemuan ini telah menggemparkan dunia dan menimbulkan banyak pertanyaan tentang peradaban kuno yang mungkin telah membangunnya.
Seperti dilansir dari Science Alert, Selasa (13/2/2024), struktur ini pertama kali ditemukan oleh tim peneliti dari Swedia yang menggunakan sonar untuk memetakan dasar laut.
Sonar menunjukkan adanya struktur yang kompleks dan besar, dengan bentuk yang tidak biasa. Tim peneliti kemudian melakukan penyelaman untuk menyelidiki lebih lanjut dan menemukan bahwa struktur tersebut terbuat dari batu dan kayu.
Struktur ini diperkirakan memiliki diameter sekitar 60 meter dan tingginya sekitar 4 meter. Bentuknya menyerupai lingkaran dengan beberapa gerbang di sekelilingnya.
Di dalam struktur, para peneliti menemukan beberapa ruangan dan lorong. Mereka juga menemukan beberapa artefak, seperti patung dan peralatan, yang menunjukkan bahwa struktur ini mungkin pernah dihuni.
BACA JUGA - Studi Terbaru, Gunung Padang Diyakini Piramida Tertua di Dunia
Penemuan ini telah menggemparkan dunia dan menimbulkan banyak pertanyaan tentang peradaban kuno yang mungkin telah membangunnya.
Seperti dilansir dari Science Alert, Selasa (13/2/2024), struktur ini pertama kali ditemukan oleh tim peneliti dari Swedia yang menggunakan sonar untuk memetakan dasar laut.
Sonar menunjukkan adanya struktur yang kompleks dan besar, dengan bentuk yang tidak biasa. Tim peneliti kemudian melakukan penyelaman untuk menyelidiki lebih lanjut dan menemukan bahwa struktur tersebut terbuat dari batu dan kayu.
Struktur ini diperkirakan memiliki diameter sekitar 60 meter dan tingginya sekitar 4 meter. Bentuknya menyerupai lingkaran dengan beberapa gerbang di sekelilingnya.
Di dalam struktur, para peneliti menemukan beberapa ruangan dan lorong. Mereka juga menemukan beberapa artefak, seperti patung dan peralatan, yang menunjukkan bahwa struktur ini mungkin pernah dihuni.
Lihat Juga :