Lebih Canggih Mana: ChatGPT, Microsoft Copilot atau Gemini?

Sabtu, 10 Februari 2024 - 22:00 WIB
loading...
A A A
Antarmuka pengguna Copilot tidak sebagus ChatGPT, tetapi mudah untuk dinavigasi. Meskipun Bing Chat dapat mengakses internet untuk memberikan hasil lebih mutakhir daripada ChatGPT, ternyata lebih rentan terhadap kesulitan memberikan balasan dan secara keseluruhan melewatkan prompt daripada pesaingnya.

Melalui serangkaian upgrade ke platformnya, Microsoft menambahkan fitur visual ke Copilot, sebelumnya Bing Chat. Copilot juga dapat membuat gambar. Berikan deskripsi kepada Copilot tentang bagaimana ingin gambar tersebut terlihat, dan biarkan chatbot menghasilkan empat gambar untuk dipilih. Microsoft Copilot juga menampilkan gaya percakapan yang berbeda.

Chatbot terakhir, Gemini dari Google, sebelumnya dikenal sebagai Bard, yang menggunakan LLM berbeda dan telah mengalami beberapa upgrade yang cukup besar dalam beberapa bulan terakhir. Gemini lebih cepat dalam menjawab pertanyaan secara akurat meski tidak lebih cepat dari ChatGPT Plus, tetapi bisa lebih cepat memberikan respon daripada Copilot.

Gemini juga tidak terbatas dalam merespons. Pengguna bisa memiliki percakapan panjang dengan Gemini Google, tetapi Bing terbatas pada 30 balasan dalam satu percakapan. Bahkan ChatGPT Plus membatasi pengguna hingga 40 pesan setiap tiga jam.

Google juga menggabungkan lebih banyak elemen visual ke platform Gemini daripada Copilot. Pengguna juga dapat menggunakan Gemini untuk menghasilkan gambar, dapat mengunggah foto melalui integrasi dengan Lens Google, dan menikmati plugin Kayak, OpenTable, Instacart, dan Wolfram Alpha.

Tetapi Gemini secara perlahan menjadi pengalaman Google lengkap berkat Extensions yang melipatgandakan berbagai aplikasi Google ke dalam Gemini. Pengguna Gemini dapat menambahkan ekstensi untuk Google Workspace, YouTube, Google Maps, Google Flights, dan Google Hotels, memberi mereka pengalaman yang lebih personal dan luas.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
Gelombang Boikot ChatGPT...
Gelombang Boikot ChatGPT Mengemuka Setelah Terima Kontrak dari Departemen Perang AS
CEO OpenAI Tegaskan...
CEO OpenAI Tegaskan Pusat Data di Luar Angkasa Tidak Masuk Akal
CEO OpenAI Tuduh Banyak...
CEO OpenAI Tuduh Banyak Perusahaan Gunakan AI sebagai Alasan untuk PHK
ChatGPT Mulai Uji Coba...
ChatGPT Mulai Uji Coba Penayangan Iklan Minggu Ini
OpenAI Hadirkan ChatGPT...
OpenAI Hadirkan ChatGPT Health untuk Mempermudah Cek Kesehatan Anda
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Iran Rilis Video AI...
Iran Rilis Video AI Serangan Rudal ke AS, Gambarkan Kehancuran Total
SIT Darul Abidin Ajak...
SIT Darul Abidin Ajak Siswa Jadi Inovator di Era AI
Rekomendasi
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved