PBB Sebut Houthi Siap Putus Jaringan Kabel Internet Bawah Laut

Selasa, 06 Februari 2024 - 09:51 WIB
loading...
A A A
Diperkirakan Laut Merah bertanggung jawab atas 17 persen lalu lintas internet dunia melalui jaringan pipa serat optik.

Dalam sebuah pernyataan, Perusahaan Telekomunikasi Umum Yaman mengutuk ancaman milisi Houthi yang menargetkan kabel bawah laut internasional.

Peringatan tersebut melibatkan 16 kabel bawah laut di wilayah tersebut. Kabel tersebut memiliki ketebalan seperti pipa selang karet dan rentan terhadap kerusakan akibat jangkar kapal dan gempa bumi. Ia melintasi Laut Merah menuju Mesir.

Salah satu hubungan yang paling strategis adalah jalur sepanjang 25.000 kilometer yang melibatkan kawasan Asia-Afrika-Eropa (AE-1). Kabel bawah laut tersebut melintasi Asia Tenggara menuju Eropa melalui Laut Merah.

Analis keamanan di Forum Keamanan Teluk mengatakan dalam sebuah laporan pekan lalu bahwa kabel bawah laut masih aman karena Houthi kekurangan teknologi atau motivasi untuk menyabotase kabel tersebut.

“Houthi memiliki kemampuan untuk mengganggu transmisi di permukaan laut melalui serangan rudal dan drone, namun tidak memiliki alat untuk menjangkau kabel bawah laut,” kata pernyataan itu.

Namun mereka mengingatkan, di beberapa lokasi kabel tersebut berada di perairan dangkal dengan kedalaman kurang dari 100 meter dan tidak memerlukan kapal selam berteknologi tinggi untuk mencapainya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Berniat Lindungi Arab...
Berniat Lindungi Arab Saudi dari Rudal Iran, Prancis Kini Cuma Punya Senjata Ini
Laporan Baru PBB: Dunia...
Laporan Baru PBB: Dunia Berada dalam Kondisi Kebangkrutan Air Global
Salju Menyelimuti Pegunungan...
Salju Menyelimuti Pegunungan Al-Lawz di Arab Saudi
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Rekomendasi
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Infografis
Kapal-Kapal Amerika...
Kapal-Kapal Amerika Serikat yang Diserang Houthi di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved